Berita

prabowo subianto/net

Politik

Prabowo Subianto Gaungkan Lagi Revolusi Putih

SABTU, 28 MEI 2016 | 14:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Maraknya isu politik yang hangat seperti konstelasi politik jelang Pilgub DKI Jakarta, seolah tak menarik hati Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk mengomentarinya.

Bukan membahas soal politik kekinian, lewat halaman media sosial facebook yang diikuti lebih dari 9 juta akun, Prabowo mengkampanyekan apa yang sudah dimulainya sejak lama yaitu "Revolusi Putih".

Revolusi Putih adalah kampanye Gerindra untuk menggenjot tingkat konsumsi susu di kalangan masyarakat luas. Kampanye ini sebetulnya sudah muncul sejak pemilihan presiden tahun 2009 silam ketika Prabowo Subianto menjadi calon wakil presiden berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri.


Di halaman facebooknya disertai sebuah video singkat, Prabowo kembali ingatkan bahwa kurangnya konsumsi susu di tanah air adalah salah satu penyebab tingginya kekurangan gizi di seluruh nusantara.

"Saya bersama Partai Gerindra membawa gagasan #RevolusiPutih untuk mengatasi masalah ini," tulisnya.

Menurut Gerindra, dengan meningkatkan konsumsi susu, bukan hanya kualitas sumber daya manusia Indonesia saja yang membaik. Tetapi juga juga taraf hidup petani dan peternak Indonesia.

Prabowo berharap kampanye Revolusi Putih dapat mengembalikan kesadaran orang tua dan anak-anak Indonesia akan pentingnya gizi yang cukup.

"Saat ini anak-anak kita kalah sebelum lahir, kalah sebelum bertanding, gizi mereka sudah tertinggal jauh dengan negara-negara tetangga. Bagaimana caranya kita bisa bersaing? Bagaimana kita bisa menang pertandingan olahraga kalau dari lahir kita sudah kalah?" lanjut Prabowo.

Menurut dia, isu gizi merupakan permasalahan darurat yang harus segera mendapat solusi. Anak-anak Indonesia dimintanya tumbuh menjadi insan-insan berdaya saing tinggi dan kembali mengaharumkan nama bangsa dengan prestasi-prestasi gemilang tingkat dunia.

Yang menarik, walaupun Prabowo tak bicara soal peta politik, tetap saja ada follower-nya yang menarik mantan Capres itu untuk membahas situasi jelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun depan. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya