Berita

djan faridz/net

Politik

Romi Kandas, Pengadilan Sahkan PPP Banten Kubu Djan Faridz

JUMAT, 27 MEI 2016 | 15:08 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta kembali memperkuat eksistensinya lewat jalur hukum.

Gugatan pihak Romahurmuziy atau Romi atas perkara nomor 96/Pdt.G/2015/PN. Srg, mengenai kepengurusan DPW PPP Banten kandas di Pengadilan Serang, Banten.
 
"Alhamdulillah PPP yang asli kembali mendapatkan nikmat dari Allah yang Maha Baik berupa kemenangan di Pengadilan Negeri Serang,” kata Ketua Tim Hukum DPP Muktamar Jakarta, Humprey Djemat, kepada Kantor Berita Politik RMOL.
 

 
Menurut Humphrey, dalam amar putusannya Hakim PN menyatakan bahwa DPW PPP Banten dari kubu Djan Faridz adalah yang sah karena sudah sesuai dengan Mahkamah Partai. Dengan demikian otomatis DPW Kubu Romi dinyatakan Tidak Sah.
 
Lanjut dia, putusan PN Serang ini pukulan berat bagi Kubu Romi. Karena Muktamar Pondok Gede dihadiri DPW-DPW Kubu Romi yang berstatus tidak sah. Dengan demikian, hal ini mempermudah Pengadilan untuk menyatakan bahwa Muktamar Pondok Gede Tidak Sah secara meyakinkan.
 
Kemenangan PPP Djan Faridz di PN serang tentunya menjadi bukti tambahan yang sudah teruji di Pengadilan untuk  menguatkan Judicial Review di MK, PN dan PTUN yang dilakukan oleh DPP PPP Muktamar Jakarta," terang Humphrey.
 
Kemenangan di PN Serang juga meyakinkan semua pihak bahwa kemenangan PPP Muktamar Jakarta semakin dekat. Sementara, menurut Humphrey, kubu Romi semakin panik karena kian mendekati "kehancuran".
 
"Untuk itu segenap kader militan PPP Djan Faridz harus semakin solid dan bersatu memperjuangkan kebenaran Putusan MA 601. Abaikan keragu-raguan akan kebenaran Muktamar Jakarta. Karena ragu-ragu adalah bagian dari bisikan setan," tegasnya.
 
Humphrey mengatakan kemenangan ini tidak akan terjadi tanpa kerja keras segenap "Pejuang Keputusan MA 601", terutama pengacara dari kantor hukum Gani Djemat.

"Selamat kepada sahabat DPW PPP Banten di bawah kepemimpinan Ketua Ibu Ratu Tinti. Marilah kita syukuri karunia Allah ini. Barangsiapa mensyukuri nikmat-Nya, maka Allah akan menambahkan kepada kita semua," ucap Humphrey. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya