Berita

net

Bisnis

Menteri Hanif: Qatar Tertarik Investasi Pelatihan Kerja Di Indonesia

RABU, 25 MEI 2016 | 22:45 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Administrasi Pembangunan, Tenaga Kerja dan Sosial Qatar Dr. Eisa Saad A. Al-Naimi menyambut baik undangan Menteri Ketenagakerjaan RI M. Hanif Dhakiri untuk investasi di bidang pelatihan tenaga kerja di Indonesia.

Menteri Al-Naimi mengungkapkan hal itu dalam pertemuannya dengan Menteri Hanif di kantornya di Doha pada Rabu (25/5).

"Kami tertarik untuk investasi di bidang pelatihan tenaga kerja di Indonesia. Qatar masih membutuhkan banyak tenaga kerja profesional di berbagai bidang dan skema investasi pelatihan kerja merupakan jalan yang baik agar kedua belah pihak dapat memantau proses dan mutu dari penyiapan tenaga kerja profesional," kata Menteri Al-Naimi sebagaimana dikutip Menteri Hanif.


Walau mengalami penurunan pasar tenaga kerja akibat merosotnya harga minyak mentah dunia, Qatar masih gencar melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai bidang. Seperti industri pengolahan, transportasi, gedung perkantoran, hotel dan lainnya. Kebutuhan akan operator, teknisi, mekanik, manajer, dan insinyur juga masih tinggi.

Dalam pertemuan, Menteri Al-Naimi juga menyampaikan bahwa pada tahun ini, Indonesia diberikan peluang untuk mengisi 24 ribu lowongan kerja di berbagai bidang di negara penghasil gas terbesar di dunia itu. Saat ini, jumlah tenaga kerja Indonesia di Qatar mencapai 40 ribu orang, dari jumlah itu, tujuh ribu diantaranya pekerja profesional, tiga ribu pekerja semi-skilled, dan selebihnya adalah pekerja sektor rumah tangga.

"Kami senang jika pihak Indonesia dapat menyediakan daftar dan spesifikasi pekerja profesional Indonesia yang tersedia, serta proposal mengenai investasi bidang pelatihan tenaga kerja. Kami nanti akan koordinasikan dengan lembaga-lembaga terkait di Qatar," jelas Menteri Al-Naimi.

Dalam pertemuan yang berlangsung satu jam itu, Menteri Hanif didampingi Dubes RI untuk Qatar Muhamad Basri Sidehabi, Dirjen Binapentasker Hery Sudarmanto dan Dirjen Binalattas Khairul Anwar. Menteri Hanif bertemu dengan Menteri Al-Naimi dalam lawatannya ke Timur Tengah.

Sehari sebelumnya, Menteri Hanif juga melakukan pertemuan dengan Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Saudi Arabia Mufarrij Al-Haqbani. Dalam pertemuan, Menteri Hanif juga menyampaikan beberapa kebijakan soal penempatan tenaga kerja Indonesia di Timur Tengah.

Dia meminta pemerintah Arab Saudi lebih memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang terjadi. Selain, masalah yang menimpa tenaga kerja informal yang masuk sebelum penutupan maupun setelah penutupan karena adanya kebijakan sepihak pemerintah Saudi.

Lebih jauh, Menteri Hanif juga meminta pemerintah Saudi ikut membantu ribuan pekerja Bin Laden asal Indonesia yang sampai saat ini belum menerima haknya.

Seperti halnya Qatar, Menteri Al-Hagbani juga meminta penempatan tenaga kerja domestik untuk pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia kembali dibuka. Meski disampaikan tegas oleh Menteri Hanif bahwa permintaan tersebut belum dapat dipenuhi pemerintah Indonesia.

Menteri Hanif menambahkan bahwa keinginan Saudi agar penempatan PRT Indonesia dibuka kembali belum layak bicarakan saat ini. [wah]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya