Berita

Hukum

Jenderal BH Lanjut Atau Digantikan Komjen BG Bukan Solusi Yang Tepat

SELASA, 24 MEI 2016 | 14:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Opsi memperpanjang masa jabatan Jenderal Badrodin Haiti, yang akan memasuki masa pensiun Juli mendatang, bukan solusi yang pas.

Demikian pula dengan wacana mengusulkan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri yang menggantikan Badrodin bukan alternatif yang tepat.

"Sebab kedua opsi tersebut akan mudah dipolitisasi dan kontraproduktif baik bagi Polri maupun Pemerintahan Jokowi dalam jangka panjang," ungkap pengamat senior AS Hikam (Selasa, 24/5). [Baca: Wacana BH Atau BG Jadi Kapolri Bukti Pertimbangan Politik Lebih Dominan]


Karena itu, menurutnya, yang paling pas rasional dan pas bagi Presiden Jokowi adalah adlh memberi keleluasaan dan kebebasan sepenuhnya kepada Polri untuk memilih dan mengusulkan calon-calon Kapolri kepada Kompolnas yang akan merekomendasikan kepada Presiden untuk selanjutnya diajukan ke DPR.

"Saya yakin bahwa Polri akan sangat berhati-hati untuk tidak mengulangi pengalaman sebelumnya ketika mengusulkan BG. Jika tidak ada intervensi politik, Polri akan termotivasi  untuk mencari Cakapolri yang tingkat akseptabilitasnya paling tinggi di antara para jenderal yang dimiliki," tandasnya.

Meski begitu, dia mengakui, pada akhirnya keputusan paling akhir ada di tangan Presiden Jokowi. [Baca: Soal Penentuan Kapolri Baru, Jokowi Jangan Mau Diintervensi]

"Namun tak ada salahnya jika beliau juga mempertimbangkan suara publik seperti ini," demikian AS Hikam. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya