Berita

foto: dok

Hukum

Polda Riau Bekuk Sindikat Perdagangan Gading Gajah Ilegal

SABTU, 21 MEI 2016 | 01:21 WIB | LAPORAN:

BPPHLHK Sumatera bersama Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menggagalkan upaya perdagangan tumbuhan dan satwa liar (TSL) berupa sepasang gading gajah, dari sebuah restoran di jalan Sukarno Hatta, Pekanbaru, Riau. Lima orang pelaku berhasil diamankan oleh petugas. 

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rasio Ridho Sani, mengatakan, tindakan pencegahan dan pemberantasan perdagangan TSL ini merupakan pengembangan kasus di wilayah Provinsi Jambi.

"Pengungkapan kasus ini dapat dilakukan setelah pengintaian selama 4 hari oleh anggota SPORC seksi II KSDA Jambi bersama petugas Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Dari tindakan pencegahan dan pemberantasan perdagangan TSL ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sepasang gading gajah," kata Rasio, di Jakarta, Jumat (20/5).


Tindakan perburuan dan perdagangan TSL ini, kata dia, melanggar Pasal 21 ayat 2 huruf d UU 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

"Perburuan liar dan perdagangan ilegal yang masih terus terjadi hingga kini, membuat populasi satwa langka dilindungi terancam punah. Salah satu jenis satwa langka dilindungi yang terancam punah akibat perburuan liar dan perdagangan ilegal satwa, yaitu gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus)," tambahnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya