Berita

Dunia

Indonesia Kirim Bantuan Untuk Korban Gempa Ekuador

JUMAT, 20 MEI 2016 | 13:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Selasa lalu (17/5), para pengungsi di tempat penampungan korban gempa bumi di Concordia, Santo Domingo, Ekuardor, menyambut datangnya bantuan yang dibawa rombongan KBRI Quito dipimpin Duta Besar, Diennaryati Tjokrosuprihatono.

Rombongan menempuh jarak ratusan kilometer dari Quito untuk menjangkau 75 kepala keluarga di Concordia yang berjarak 90 km dari Pedernales, pusat gempa besar 7,8 SR yang mengguncang pesisir Ekuador tanggal 16 April 2016 lalu.

Bantuan yang diserahkan berupa paket beras, minyak goreng, ikan kaleng, gula, kopi, tepung, tisu dan popok, yang dibeli dengan sumbangan pribadi dari Duta Besar RI di Alger, Baghdad, Brussels, Doha, Panama City, Sarajevo, Sofia serta Watapri New York.


Sambutan hangat dari para pengungsi menunjukkan betapa penting arti bantuan dan perhatian yang diberikan untuk sedikit meringankan beban mereka.
Tentunya dibutuhkan uluran tangan lebih lanjut, khususnya kepada anak-anak yang terpaksa berhenti bersekolah dan para ibu yang harus merawat mereka di tengah tempat penampungan yang serba terbatas.

Ini adalah kali kedua KBRI Quito menyalurkan bantuan kepada korban gempa. Sebelumnya pada tanggal 22 April 2016 juga dikirimkan paket bantuan untuk korban gempa di Manabi, yang dikumpulkan secara swadaya oleh staf KBRI Quito dan masyarakat Indonesia di Ekuador.

Para misionaris asal Indonesia yang bertugas di berbagai pelosok Ekuador juga sangat aktif menolong para korban semenjak hari pertama bencana. Mereka turut berada di garis terdepan membantu proses evakuasi hingga penyaluran bantuan kemanusiaan. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya