Berita

Deddy Dores:net

Blitz

Deddy Dores, Sebelum Wafat, Pengen Jadi Bupati Sumedang

KAMIS, 19 MEI 2016 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penyanyi lawas dan pencipta lagu Deddy Dores meninggal dunia pada Selasa (18/5) pukul 23:45 WIB. Jenazahnya telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Cijeler, Situraja, Sumedang, Jawa Barat, kemarin siang. Sebagai adik, Yoni Dores tak sedikit pun punya firasat tentang kepergian kakaknya itu.

"Firasat nggak ada sama sekali, orang sehat," jelasnya via telepon, kemarin.

Kendati demikian, Yoni mengingat impian sang kakak yang belum terwujud. Deddy sempat bercita-cita ingin menjadi Bupati Sumedang.


"Ngomongin cita-cita terakhir. Jadi bupati Sumedang," tandasnya.

Diketahui, pencipta lagu-lagu almarhumah Nike Ardilla tersebut, meninggal setelah pulang dari Singapura dan pihak keluarga sempat men­ceritakan kronologi kematian.

"Beliau nggak sakit, dia kecapekan karena pulang dari Singapura. Pulang, dari bandara naik taksi, ke Kelapa Gading mau ke dokter pribadinya, tapi nggak ada. Langsung ke RS Bintaro, dan di rumah sakit juga cuma 15 menit," ucap Yoni.

Eks personel Koes Plus dan God Bless ini meninggalkan keluarga yang cukup besar. Di Singapura sendiri Deddy memiliki jadwal peker­jaan dan berjumpa dengan teman-temannya.

"Sampai di rumah duka jam 12. (Meninggal­kan) Enam orang anak dari tiga istri. Perempuan dua, laki-laki empat. Cucu empat, dari anak yang paling besar," beber Yoni.

Kematian Deddy meninggalkan duka bagi orang-orang terdekatnya, termasuk bagi mantan istri yaitu Dagmar Clara Sunardi.

"Buat saya selama kenal dari tahun 86 dia so­sok yang hebat nggak pernah hitungan apa yang dia kasih, selalu dia ikhlas," ucap Dagmar.

Sebelum meninggal ternyata Deddy sempat menghubungi mantan istrinya tersebut dan mem­inta untuk dicarikan rumah yang cukup besar.

"Yang buat saya terpukul tiga hari lalu dia SMS 'Dag cari rumah besar di Jakarta.' Saya bilang buat apa? Katanya pengin kumpulin anak-anak. Tapi saya nggak terlalu respons, karena biasanya dia bercanda. Saya baru ngeh sekarang ini ternyata udah nggak ada," bilang Dagmar sambil menangis.

Deddy meninggalkan anak-anaknya yang masih duduk di bangku kuliah.

"Dia sih lima tahun terakhir ngeluh kembung, kalau ke dokter memang. Saya bilang tolong kurangin rokok, bergadang, tapi kan kalau bikin lagu biasanya malam. Buat saya ini pukulan terbesar buat saya setahun lalu bapak mening­gal," tuturnya. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya