MNC Group menandatangani nota kepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) dengan Palestinian Economic Council For Development and Reconstruction (Pecdar) of The State of Palestine.
CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, kerjasama diwujudkan dengan penanaman modal (investasi) dibidang properti pembangunan hotel tersebut diharapkan bisa semakin mempererat hubungan antar kedua belah pihak, juga hubungan antar kedua negara.
Kerjasama, kata dia lagi, juga dilakukan sebagai bukti komitmen MNC untuk mendukung kemajuan Palestina. "Jadi Palestina ini kan terbuka untuk investasi dalam berbagai bidang, tourism, hotel, infrastruktur. Jadi MNC Group berkomitmen akan investasi disana," ujar HT di Jakarta (Rabu, 18/5).
Pada etape pertama, jelas dia, investasi fokus pada pembangunan hotel. "Sudah ada pandangan disana. Tapi bisa juga mencakup yang lain, infrastruktur dan lainnya," sambung HT.
Palestina memiliki kesempatan yang besar untuk berkembang. Karenanya, MNC Group berminat menanamkan investasi disana. "Jadi itulah kenapa kita jalin kerjasama, khususnya dibidang investasi," terangnya.
"Tentu ini bisa menjadi investasi yang baik bgi MNC juga Palestina dan bisa diikuti yang lain. Karena suatu negara itu bisa berkembang dengan baik kalau banyak investasi yang masuk".
Minister Pecdar of the State of Palestine, Muhammad Ibrahim Shtayyeh menyambut baik investasi yang dilakukan oleh MNC Group. Kata dia, apa yang dilakukan HT adalah satu bentuk solidaritas kepada masyarakat di negaranya. "Saya pikir dia (HT) ingin menunjukkan solidaritasnya kepada masyarakat Palestina, tidak hanya dalam bentuk kerja, tapi juga dalam bentuk praktek yang dijalankan," sambungnya.
Shtayyeh jelaskan, investasi tersebut akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warganya. Hal ini sejalan dengan semangat Indonesia yang selalu mendukung perjuangan rakyat Palestina. "Tentu pertemuan hari ini juga berlandaskan pertemanan. Bagaimana pemerintah Indonesia berjuang keras untuk membantu melalui pertemuan (konfrensi) Bali untuk membantu perdamaian Palestina," ucapnya.
Shtayyeh berharap dengan adanya investasi bisa membantu proses perdamaian dinegaranya. "Tentu kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Hary dan grup. Kami berharap ini sukses dan kita dapat lain waktu bertemu kembali di sana," tandasnya.
[sam]