Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Telkom Digitalisasi Ekosistem Pariwisata

RABU, 18 MEI 2016 | 18:32 WIB | LAPORAN:

PT Telkom Indonesia (Persero)Tbk (Telkom) melalui salah satu divisinya, Divisi Enteprise Service yang khusus mengelola enterprise customer, mewujudkan digitalisasi ekosistem bisnis sektor pariwisata.

"Saat ini sektor pariwisata diharapkan menjadi pilar pembangunan ekonomi bangsa yang  menyumbang 8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Telkom akan berusaha memberikan kontribusi melalui dukungan ICT  mewujudkan hal tersebut,” kata Direktur Enterprise & Bussines Sevices Telkom Muhammad Awaluddin di Jakarta, Rabu (18/5).

Menurut Awaluddin, salah satu kelemahan sektor pariwisata Indonesia adalah Infrastruktur Information & Communication Technology (ICT) yang masih rendah. "Karena itu, sumbangsih Telkom Solution diharapkan meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia di level global,” tambahnya.


Awaluddin menjelaskan, Telkom Solution memiliki cita-cita menjadikan Indonesia sebagai Digital Tourism Kingdom melalui penyediaan solusi digital ekosistem yang terintegrasi, layanan big data analytic, digital marketing, dan penyediaan ICT solution yang sesuai dengan value chain dari industri pariwisata.

Sumbangsih digitalisasi industri yang  dilakukan Telkom Solution antara lain memberikan layanan digitalisasi sistem ticketing di destinasi wisata, seperti di Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan Keraton Kasepuhan Cirebon. Seluruh layanan tersebut merupakan persembahan dari Telkom Solution untuk dunia pariwisata Indonesia agar dapat menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Selain itu Telkom Solution mendukung layanan digitalisasi hotel yang telah diadopsi beberapa chain hotel, seperti Accor dan Intiwhiz Internasional.  Hal ini dilengkapi dengan  kemudahan layanan delivery dan digitalisasi bisnis proses pelayanan di jaringan cafe dan resto, seperti KFC, Mc Donalds, Pizza Hut, dan Mitra Adi Perkasa Food & Beverage (Starbucks, Burger King, Domino Pizza, Krispy Kreme).

"Telkom Solution sebagai layanan total solusi ICT Divisi Enterprise Service berharap dapat lebih fokus  untuk memenuhi kebutuhan enterprise customer berdasarkan sektor industri sebagai kontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” pungkasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya