Berita

Tri Rismaharini

Di Markas PBB, Walikota Surabaya Bicara Soal Pembangunan Kota Berkelanjutan

RABU, 18 MEI 2016 | 01:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Keterlibatan masyarakat dan kearifan lokal merupakan kunci kemajuan perkotaan.

Demikian disampaikan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini pada Informal Hearings with Representatives of Local Authorities dalam rangka penyelenggaraan Konferensi Habitat III, yang berlangsung di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, (16/5).

Walikota Surabaya bersama dengan Walikota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal diundang PBB sebagai pembicara utama pada pertemuan ini untuk memberikan pandangan pemerintah daerah mengenai pembangunan berkelanjutan di kawasan perkotaan. Pandangan-pandangan tersebut akan menjadi masukan untuk Konferensi Habitat III, yang akan diselenggarakan di Ekuador pada 17-20 Oktober 2016.


Diundangnya Walikota Surabaya dan Walikota Banda Aceh pada pertemuan ini merupakan wujud pengakuan internasional atas kemajuan-kemajuan di bidang tata kota, pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup yang telah terjadi di bawah kepemimpinan  Risma dan Illiza.

Pada pertemuan ini, Walikota Surabaya menggarisbawahi pentingnya rasa memiliki dan keberpihakan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan kota, yang dihasilkan melalui dialog rutin antara pemerintah daerah dengan elemen-elemen masyarakat. Dialog ini, menurut Risma diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang menjadi prioritas masyarakat suatu kota.

Dubes Dian Triansyah Djani, Wakil Tetap RI untuk PBB, menambahkan bahwa melalui kerja sama dengan berbagai kota lain di dunia dan organisasi internasional, Indonesia siap mendukung penerapan tujuan agenda pembangunan berkelanjutan nomor 11 ('SDG 11'), yaitu 'making cities inclusive, safe, resilient and sustainable'.

Walikota Surabaya juga menggunakan kesempatan ini untuk mengundang semua negara untuk menghadiri Konferensi Persiapan ke-3 (Third PrepCom) Konferensi Habitat III, yang akan diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 25-27 Juli 2016. Konferensi ini akan rencananya dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota PBB, masyarakat madani, dan akademis dari berbagai negara.

Konferensi Habitat atau United Nations Conference on Housing and Sustainable Urban Development merupakan pertemuan PBB yang diselenggarakan 20 tahun sekali dengan tujuan menghasilkan komitmen-komitmen global mengenai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Partisipasi pemerintah daerah dalam pembahasan rekomendasi Konferensi Habitat merupakan yang pertama kalinya dilakukan di PBB. Hal ini, dengan demikian, menegaskan peran penting pemerintah daerah dalam mendukung penerapan berbagai kesepakatan kerja sama pembangunan global. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya