Berita

Presiden Jokowi Terima Penghargaan AJA

SELASA, 17 MEI 2016 | 18:03 WIB | LAPORAN:

Presiden RI Joko Widodo mendapatkan penghargaan dari Asia Journalist Association (AJA) di Seoul, Korea Selatan, Selasa (17/5). Penghargaan diberikan di hadapan para mahasiswa Korea dan Indonesia yang ada di Ajou University.  

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi bercerita soal pengalaman pertamanya ketika terjun ke dunia politik menjadi seorang walikota di Solo, sebelas tahun lalu.

Menurutnya, dia akan turun langsung ke sumber permasalahan dan berbicara langsung dengan rakyatnya untuk menemukan solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.


"Setiap orang, di kantor Wali Kota Solo saat itu, memberikan jawaban yang berbeda-beda. Banyak pula yang menyampaikan hal-hal yang tidak masuk akal. Akhirnya saya katakan kenapa kita tidak bertanya langsung?" ujarnya menceritakan awal mula ide blusukan yang dijalankan oleh beliau.

Presiden Joko Widodo juga menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia memandang ekstremisme dan radikalisme dengan sangat serius. Presiden kemudian menjelaskan dengan memberikan contoh kejadian serangan bom yang dilakukan di kawasan sekitar Sarinah beberapa waktu yang lalu. Namun, Presiden mengutarakan bahwa dirinya merasa bangga terhadap rakyatnya yang tidak mudah terintimidasi oleh peristiwa semacam itu.

"Mereka menolak untuk diintimidasi. Hanya dalam beberapa jam setelah serangan, trending topic di Twitter Indonesia mengatakan #KamiTidakTakut," ujar Presiden disambut tepuk tangan para mahasiswa yang hadir.

Acara tersebut diakhiri dengan tanya jawab oleh para audiens dan foto bersama Presiden Ajou University, Presiden AJA, serta mahasiswa Indonesia yang hadir dalam acara tersebut. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya