Berita

luhut panjaitan/net

Politik

Golkar Di Bawah Setnov, Ada Manuver Luhut Dan Ada Yang Cemburu

SELASA, 17 MEI 2016 | 14:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Prospek hubungan Partai Golkar dengan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan lebih baik di bawah kepemimpinan Setya Novanto.

"Saya kira pada saatnya akan terbangun hubungan yang lebih mesra lagi. Apalagi, dalam Munaslub Golkar kemarin telah diambil keputusan resmi yang menyatakan Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih," ucap Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, lewat keterangan pers tertulis.

Terkait dengan kemesraan antara Golkar dan pemerintah, hal itu di masa mendatang akan bisa dimanfaatkan oleh Menko Polhukam, Luhut Panjaitan, yang juga kader senior Partai Golkar. (Baca: Mengapa Pemerintah Lebih Suka Setya Novanto?)


"Untuk memperkuat positioning politiknya (Luhut) di hadapan Presiden Joko Widodo," kata dia.

Tetapi, lepas dari itu, Said juga memprediksi kemesraan Golkar dan pemerintah tidak akan bebas dari masalah.

Bagaimanapun juga, di dalam pemerintahan saat ini terdapat sejumlah partai lain yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (koalisi partai pendukung pemerintah), yang sudah sedari awal menjadi pendukung Jokowi-JK.

"Boleh jadi partai-partai tidak senang atau sekurang-kurangnya tidak cukup nyaman melihat kemesraan pemerintah dengan Golkar. Pada bagian ini sangat mungkin muncul kecemburuan politik," pungkasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya