Berita

foto :dok

Bisnis

Riyadh Group Gandeng PT PP Bangun Apartemen Di Medan

SELASA, 17 MEI 2016 | 14:10 WIB | LAPORAN:

Riyadh Group Indonesia melalui anak usahanya PT Lima Putra Realti resmi menunjuk PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebagai main contractor pembangunan proyek Setiabudi Condominium di Medan, Sumatera Utara.

Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen pengembang untuk menyelesaikan konstruksi dan serah terima unit kepada konsumen sesuai target pada akhir 2017.

Penandatanganan kontrak pembangunan antara kedua belah pihak dilakukan Presiden Direktur PT Lima Putra Realti, Bally Saputra dan Kepala Cabang I PTPP (Persero) Tbk, Didik Mardianto, kemarin = di Jakarta.


Nilai kontrak pembangunan Setiabudi Condominium sebesar Rp 296 miliar, dengan jangka waktu pengerjaan konstruksi selama 1,8 bulan.

Menurut Bally Sahputra, alasan menunjuk PT PP sebagai mitra strategis pembangunan proyek apartemen di Medan, karena sebagai perusahaan BUMN, sudah teruji pengalamannya dalam membangun banyak gedung bertingkat (high rise building) di seluruh Indonesia.

"Mereka juga menawarkan harga paling realistis dengan kualitas spesifikasi terbaik sesuai yang kami inginkan," kata Bally.

Pemancangan tiang perdana (groundbreaking) Setiabudi Condominium sudah dilakukan pada tahun lalu, sedangkan penjualan juga sudah dilakukan dengan melakukan tes pasar.  

Setiabudi Condominium keseluruhan terdiri dari tiga tower apartemen dengan total 848 unit dengan dua tipe unit yakni One Bedroom (23 m2) dan Two Bedroom (48 m2). Harga jualnya mulai dari Rp 350 juta per unit. Apartemen ini juga dilengkapi berbagai fasilitas kelas bintang lima seperti kolam renang, fitness center, lapangan tenis, mesjid dan fasilitas lainnya.

Pasar apartemen di Medan dibidik karena sebagai pusat bisnis dan pendidikan terbesar di wilayah barat Indonesia, kebutuhan hunian di kota tersebut cukup besar dan di tengah kota sehingga mempermudah mobilitas sehari-hari.

Lokasinya yang berdekatan dengan Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), menurut Bally, turut menambah daya tarik proyek Setiabudi Condominium.

Presiden Komisaris Riyadh Group Indonesian, Soelaeman Soemawinata menambahkan potensi pertumbuhan ekonomi Kota Medan sangat luar biasa.

"Saat krisis ekonomi tahun 1998 lalu pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara ini justru positif. Ditambah jumlah penduduk yang terus bertambah, kelompok produktif yang meningkat," papar Eman, panggilan akrab Soelaeman.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya