Berita

aristo pangaribuan/net

Olahraga

PSSI: Akhirnya, Kita Bisa Bergaul Lagi..

SABTU, 14 MEI 2016 | 09:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bersyukur akhirnya Kementerian Pemuda dan Olahraga mentaati Mahkamah Agung dan panduan dari Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA untuk mencabut pembekuan aktivitas mereka.

Tak hanya itu, PSSI tambah senang karena di level internasional FIFA lewat kongresnya di New Mexico, kemarin, mengumumkan resmi mencabut sanksi atas Indonesia.

"Akhirnya kita bisa bergaul lagi di level internasional, bisa main bola lagi. Agenda terdekat bisa main di AFF tahun 2016," kata Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan, dalam diskusi "PSSI Main Bola Lagi" di Tebet, Jakarta, Sabtu (14/5).


Menurutnya, momentum ini harus digunakan untuk pembenahan di dua sektor yaitu pembenahan di lapangan hijau dan pembenahan organisasi di luar lapangan hijau. Tugas berat ini bukan hanya beban PSSI, tapi juga pemerintah.

"Yang lalu, hubungan kami (PSSI dan pemerintah) agak destruktif, berdebat di media dan meja hijau. Sekarang lebih baik bermain di lapangan hijau. Kita harapkan sudah tidak ada lagi sekat, sekarang bagaimana membangun sepakbola berprestasi," urainya.

Kemarin (13/5), dalam Kongres di Meksiko, FIFA secara resmi mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada Indonesia hampir selama satu tahun sejak 30 Mei 2015.

Pencabutan sanksi FIFA ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantiano.

FIFA mencabut sanksi setelah  pemerintah Indonesia mencabut pembekuan PSSI. Seperti diketahui, setelah resmi mencabut pembekuan PSSI pada awal pekan ini, pemerintah Indonesia langsung melayangkan surat kepada FIFA. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya