Kabar gembira bagi seluruh nelayan tradisional Indonesia. Kini telah hadir konverter kit BBM ke gas untuk kapal nelayan karya anak bangsa, Amin Ben Gas dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Pemerintah dipastikan akan mengawal konverter kit hasil karya anak bangsa bisa didistribusikan ke nelayan-nelayan seluruh Indonesia. Pabrik pembuatannya di Balaraja, Cikarang. Namun, saingan konverter kit Amin Ben Gas (ABG) tersebut mendapat penantang serius, yakni barang serupa dari luar negeri alias impor.
Deputi II Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Agung Kuswandono mengatakan, produk konverter kit ABG ini tidak kalah saing dengan barang impor.
"Kalau produksi lokal ini bisa berkembang, kenapa tidak kita angkat. Nelayan-nelayan ternyata mereka senang menggunakan ini," kata Agung di Kubu Raya, Kalbar, Kamis (12/5).
Sebagai koordinator bidang maritim, Kemenko Maritim dan Sumber Daya, ditegaskan Agung akan mengawal eksistensi konverter kit ABG sebagai bukti nyata dari program Presiden Jokowi yang ingin mengalihkan penggunaan BBM ke gas.
Salah satu langkah konkretnya, Kemenko Maritim akan menyisipkan konverter kit ABG dalam pembagian 3.200 kapal ke nelayan yang merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"KKP punya program 3.200 kapal. Kapal yang gross-tonnya 5-10 itu bisa memakai konverter ini. Kenapa ini tidak di link kan saja. Ternyata konverter kit ini yang menangani kementerian ESDM. Tugas kami dipusat mengumpulkan penggede-penggede ini supaya programnya bisa sinergi," jelas Agung.
Saat ini, para nelayan masih menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram untuk bahan bakar perahu mereka. Ke depan, Kemenko Maritim akan mendorong Kementerian ESDM sebagai leading sector, menyediakan supply gas khusus untuk nelayan, untuk mendukung alih BBM ke gas ini. Penggunaan gas untuk rumah tangga sudah memiliki acuan Perpres hingga 2018.
"Kita memastikan dengan teman-teman ESDM, untuk
supply gas nya ada. Kita bicarakan juga dengan Pertamina. Di lapangan ini digunakan,
supply gasnya harus ada. Jangan sampai rebutan dengan gas rumah tangga. Intinya kalau konverter kit bisa disebarkan, gasnya jangan sampai hilang," pungkas Agung
.[wid]