Berita

Politik

Dipungut Rp 5 Juta, Apa Kata Peserta Fit And Proper Test PDIP Lainnya

RABU, 11 MEI 2016 | 14:55 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sejumlah peserta tidak mempermasalahkan pungutan Rp 5 juta dalam fit and proper test penjaringan calon gubernur DKI Jakarta melalui PDI Perjuangan.

"Saya kira ada banyak hal yang jauh lebih susah daripada itu. Itu lebih banyak gosipnya daripada substansinya," ujar bakal calon gubernur DKI Yusril Ihza Mahendra di di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/5).

Dalam kesempatan yang sama, bacagub DKI lainnya, Teguh Santosa juga tak ingin mempersoalkannya.   


"Saya rasa itu wajar, untuk test assessment memang begitu. Mau jadi calon dirut BUMN juga musti bayar sendiri uang tesnya," terang Teguh yang juga aktif mengajar resolusi konflik di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Sebelumnya, salah satu peserta, Hasniati keberatan ketika harus membayar biaya administrasi sebesar Rp 5 juta kepada panitia penjaringan PDIP.

"Saya mengundurkan diri karena harus membayar adminitrasi Rp 5 juta. Sementara nggak ada konfirmasi di awal, tiba-tiba disuruh bayar," kata Hasniati.

Dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristyanto membenarkan adanya pungutan biaya Rp 5 juta. Pungutan ini, jelas Hasto, karena melibatkan ahli psikologi dalam fit and proper test.

"PDIP sejak dulu gotong royong. Dalam fit and proper test in melibatkan ahli psikologi. Dari situ ada biaya yang diberikan kepada calon," kata Hasto.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya