Berita

boy rafly amar/net

Hukum

Polri Butuh Waktu Tangkap Teroris Santoso Cs

SELASA, 10 MEI 2016 | 14:10 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri memastikan akan menambah masa perpanjangan operasi Tinombala guna mengejar teroris Poso, Santoso dan kelompoknya.

Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafly Amar menyatakan, rencana operasi diperpanjang 60 hari ke depan.

"Kepolisian dan TNI bertekad menuntaskan penegakkan hukum terhadap kelompok ini. Kita tidak ingin kelompok ini menjadi besar kemudian mengancam kehidupan masyarakat, membahayakan dari faktor yang lainnya," kata mantan Kapolda Banten tersebut, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/5).


Menurut Boy, tujuan perpanjangan itu untuk memastikan bahwa upaya pengejaran terhadap para pelaku teror tetap berlangsung. Sebab melihat faktor geografis yang luas tentunya memerlukan waktu.

"Memang untuk mencapai dan menemukan Santoso perlu perjuangan, dengan memperpanjang masa operasi ini, berharap ini menjadi solusi menemukan sampai tempat persembunyian mereka," terangnya.

Boy menambahkan, pengepungan sudah dilakukan tim dari berbagai arah tapi untuk meringkus Santoso Cs tetap membutuhkan waktu.

"Kita lihat medannya sangat berat tentunya ini tidak bisa dalam waktu singkat artinya mereka juga mobile, tetapi titik koordinat mereka pada umumnya sudah diketahui," bebernya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya