Berita

foto :net

Bisnis

Awak Pesawat Sakit, Alasan Lion Air Banyak Penerbangan Delay

SELASA, 10 MEI 2016 | 13:11 WIB | LAPORAN:

Direktur Umum Maskapai Penerbangan Lion Air, Edward Sirait menyampaikan permohonan maaf terkait keterlambatan (delay) penerbangan di sejumlah bandara.

Menurut Edward, hal itu dikarenakan faktor non teknis dari awak pesawat maskapai berlogo singa merah terbang tersebut.

"Kami atas nama management Lion Air mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Beberapa penerbangan yang delay, karena beberapa awak pesawat ada yang sakit dan ada yang mengalami permasalahan administrasi," terangnya dalam rilis melalui pesan teks elektronik, Selasa (10/5).


Meski demikian, Edward menjamin jika permasalahan tersebut sudah dapat diselesaikan. Termasuk jam operasional penerbangan yang sudah berlangsung dengan normal.

"Ke depannya masih akan terjadi beberapa penerbangan yang akan mengalami keterlambatan. Tapi kami akan berusaha untuk mengurangi keterlambatan tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, penerbangan maskapai Lion Air di Bandara Sultan Hasanudin, Makassar, terjadi delay. Hal tersebut disebabkan hari ini kru maskapai Lion Air melakukan aksi mogok beroperasi karena faktor kesejahteraan.

Sementara itu, perwakilan dari kru Lion Air sedang bernegosiasi dengan pejabat PT Mentari Lion Air di Jakarta untuk memecahkan masalah tersebut.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya