Berita

sadiq khan/net

Dunia

Perkenalkan, Sadiq Khan Walikota Muslim Pertama Bagi London

SABTU, 07 MEI 2016 | 08:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Akhirnya, Sadiq Khan, politisi dari Partai Buruh, menjadi warga Muslim pertama yang terpilih sebagai Walikota dari pusat pemerintahan Inggris, London.

Secara resmi, politisi keturunan Pakistan berusia 45 tahun itu berhasil mengalahkan rival terdekatnya dari kubu Konservatif, Zac Goldsmith (41).

Terpilihnya Khan dianggap banyak kalangan pemerhati masalah internasional sebagai tonggak bersejarah dalam perpolitikan Barat. Ia menjadi walikota Muslim pertama bagi kota terbesar di Eropa Barat.


Di London, umat Muslim berjumlah sekitar 12 persen dari populasi. Khan lahir dari pasangan imigran asal Pakistan, lahir dan besar di London. Ia dibesarkan bersama enam saudara lelaki dan perempuannya dalam apartemen sederhana yang memiliki tiga kamar tidur.

Dia menekuni studi hukum, menjadi dosen dan ketua kelompok kebebasan sipil, dan terpilih untuk menjadi anggota parlemen pada tahun 2005.

Isu perumahan yang terjangkau, infrastruktur dan transportasi yang usang menjadi masalah paling berat yang dihadapinya ke depan.

Dalam pidato kemenangannya, Khan mengaku tidak pernah membayangkan bahwa orang sepertinya bisa terpilih sebagai walikota London.

"Saya berjanji untuk menjadi walikota bagi semua warga London," katanya, dikutip dari BBC.

Dia juga mengaku sangat bangga karena London telah memiliih harapan ketimbang "ketakutan".

"Politik ketakutan tidak diterima di kota ini," tegasnya.

Khan memenangkan 1.310.143 suara menaklukkan Zac Goldsmith dengan 994.614 suara. Margin kemenangan 13,6 persen itu memberinya mandat terbesar dari politisi manapun dalam sejarah Inggris.

Pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengucapkan selamat kepada Khan lewat Twitter menggunakan tagar "YesWeKhan".

"Tidak sabar ingin bekerja dengan Anda (Khan) untuk membuat London yang adil bagi semua," kata Corbyn. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya