Berita

Ahmet Davutoglu/net

Dunia

Pertengkaran Dengan Erdogan Yang Membuat Davutoglu Mundur

JUMAT, 06 MEI 2016 | 12:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, menyatakan bakal meninggalkan jabatannya selaku Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan atau AKP, yang berkuasa.

Dengan begitu, Davutoglu sama saja mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri.

Pengunduran diri itu dilakukan setelah terjadi perbedaan pandangan yang tajam dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan.


Davutoglu mengadakan konferensi pers pada hari Kamis setelah pertemuan komite eksekutif pusat partai.

"Ini harus dilakukan dengan cara damai, sesuai dengan integritas partai," kata Davutoglu.

Setelah pertemuan 90 menit pada hari Rabu lalu, kongres luar biasa akan digelar sebagai "pintu keluar" bagi Davutoglu secara damai. Kongres akan diselenggarakan pada tanggal 22 Mei mendatang.

Kabarnya, Erdogan sendiri yang menuntut pengunduran diri Davutoglu. Ketegangan antara mereka dikabarkan telah terjadi selama berbulan-bulan.

Al Jazeera menyebut, perbedaan di antara keduanya muncul pada isu-isu domestik dan kebijakan luar negeri.

Sedangkan BBC mengabarkan bahwa Davutoglu tidak mendukung upaya Erdogan menguatkan lembaga kepresidenan melalui perubahan konstitusi. Di sisi lain, The Independent menilai perselisihan mereka karena perbedaan pandangan tentang cara menangani kelompok militan Kurdi. Davutoglu lebih condong ke proses perdamaian, sementara Erdogan lebih memilih meneruskan aksi militer.

Soal siapa penerus Davutoglu, sudah bisa diprediksi. Nama yang kuat adalah Menteri Transportasi, Binali Yildirim; dan Menteri Energi, Berat Albayrak (38), yang menikah dengan putri sulung Presiden Erdogan, Esra. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya