Berita

yuyun/net

Hukum

Menteri Anies Kecam Kasus Yuyun Brutal Dan Di Luar Nalar

KAMIS, 05 MEI 2016 | 13:42 WIB | LAPORAN:

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan turut bersuara keras mengutuk kasus kematian Yuyun (14) yang sebelum mati diperkosa oleh 14 orang remaja.

"Sebagai warga negara secara pribadi maupun Mendikbud, saya mengutuk kekerasan yang brutal dan di luar nalar ini," tegas Anies kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/5).

Anies menyebut kejadian ini merupakan pelajaran yang amat mahal bagi masyarakat bahwa keamanan anak-anak perlu diperjuangkan di dalam maupun di luar sekolah. Kemendekbud sendiri sedang bekerja untuk menghilangkan kekerasan terhadap pelajar dengan kampanye soal sekolah aman, regulasi baru  penanggulangan kekerasan di sekolah serta upaya-upaya strategis lainnya.


"Betapun keras upaya kami untuk menjaga anak-anak di dalam sekolah, perlu keterlibatan orang dewasa di masyarakat untuk ikut menjaga anak-anak kita ketika berada di luar sekolah," tandas Anies.

Anies mengapresiasi dan mendukung penuh upaya proses hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian yang telah mengungkap kasus kematian Yuyun. Ia berharap agar para pelaku diberi hukuman setimpal agar jera.

Ia juga menyerukan dan mengajak masyarakat untuk terlibat dalam menjaga keamanan siswa saat berangkat dan pulang sekolah.

"Seperti juga pendidikan, keamanan adalah urusan bersama. Sekalipun keamanan secara konstitusional adalah tanggung jawab aparatur keamanan tetapi secara moral adalah tanggung jawab kita bersama," kata mantan rektor Paramadina ini.

"Orang dewasa harus ikut memperhatikan keselamatan dan keamanan anak-anak. Jika terlihat ada kondisi dan situasi membahayakan maka jangan diam dan mendiamkan," imbuh Anies.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya