Berita

susi pudjiastuti/net

Bisnis

Menteri Susi Janji Perjuangkan Nasib Nelayan Muara Angke

RABU, 04 MEI 2016 | 14:44 WIB | LAPORAN:

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan komitmennya membela kepentingan para nelayan di Muara Angke agar tidak dirugikan dan digusur karena reklamasi Teluk Jakarta.

Di hadapan nelayan-nelayan Muara Angke, Susi mengatakan kasus reklamasi Teluk Jakarta membahayakan kerukunan bangsa Indonesia.

"Atas dasar itu saya berani mengatakan sebaiknya reklamasi dihentikan dulu," kata Susi saat meninjau Pulau C dan D, pantai utara Jakarta, Rabu (4/5).


Ia memuji keputusan cepat Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli yang membuat moratorium Reklamasi Teluk Jakarta. Ketika itu ia sedang berada di London, Inggris.

Susi kemudian merujuk kebijakan moratorium kapal asing selama enam bulan. Kebijakan ini dikeluarkannya untuk menganalisis dan mengevaluasi kapal asing penangkap ikan. Dari moratorium itu akhirnya diketahui bahwa kapal-kapal asing yang menjadi pelaku pencurian ikan secara ilegal atau ilegal fishing.

Terkait reklamasi Teluk Jakarta, Susi meminta agar nelayan percayakan pemerintah untuk menangani persoalan ini.

"Percayalah dengan pemerintah, pak Jokowi ingin negara hadir dalam ratas (rapat terbatas) kemarin, beliau minta reklamasi dikaji untuk dikoreksi, disesuaikan dengan peraturan yang ada. Kita kaji, mana yang boleh diteruskan dengan koreksi mana yang harus diberhentikan. Dari 17 pulau tidakk mungkin semuanya boleh direklamasi," beber Susi.

Ia sendiri bisa memahami penolakan keras nelayan terhadap reklamasi.

"Nelayan tradisional yang cari ikan di Teluk Jakarta pasti susah, karena lautnya diaduk-aduk, lumpurnya di bolak-balik, inilah yang akan kita koreksi. Begitu saya mengerti aturan, ini harus dihentikan, untuk kita kaji bersama. 10 tahun terakhir  tidak ada menteri yang bicara begitu," tegasnya.

Ia juga mendukung agar warga Muara Angke yang mayoritas nelayan tidak digusur oleh Pemprov DKI Jakarta. Untuk itulah ia meminta warga kompak karena nelayan sangat vital bagi program poros maritim Indonesia.

"Kalaupun mau digusur, mau menutup Muara Angke, diganti dulu yang baru, rumah baru, dermaga baru, itu jadi baru boleh dipindah. Jangan sampai kita kalah. Warga harus memperjuangkan kepentingannya. Yang penting jangan anarkis dan rasis. Nelayan bukan suku marjinal, kita bangsa yang punya kemampuan. Laut Indonesia bisa dikuasai nelayan Indonesia," tutur Susi.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya