Berita

Kepsek SMAN 1 Ciruas Senang Dikunjungi Ketua MPR

RABU, 04 MEI 2016 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rangkaian kegiatan Safari Kebangsaan Merajut Kebhinnekaan bersama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan singgah di Serang, Banten, Rabu (4/5). Kegiatan pertama yakni dialog kebangsaan dengan tema "Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja" ini digelar di Aula SMA Negeri 1 Ciruas, Serang dengan dihadiri seluruh siswa dan siswi SMAN.

Kepala Sekolah SMAN 1 Ciruas, Muhammad Nadjih sangat mengapresiasi kedatangan Ketua MPR di sekolahnya, kedatangan pejabat tinggi negara sekelas Ketua MPR sebuah kehormatan bagi mereka.

"Tema yang diangkat pun sangat bermanfaat yakni soal narkoba dan kenakalan remaja. Seorang pejabat tinggi negara pusat melakukan pemahaman soal narkona dan kenakalan remaja sangat kami apresiasi," katanya.


Dalam kesempatan yang sama kepada para siswa, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengingatkan agar generasi muda haris fokus belajar karena generasi muda adalah harapan bangsa penerus kepemimpinan bangsa. Jangan sampai kenal walaupun sedikit dengan namanya narkoba.

"Narkoba akan mendekatkan pemakainya pada kesengsaraan dunia dan kesengsaraan akhirat. Tidak ada guna dan manfaat sama sekali memakai narkoba. Apa yang bisa diharapkan bangsa ini jika generasi mudanya terkena narkoba. Jadi saya tekankan jauhi narkoba, anak muda hebat tanpa narkoba, narkoba musuh kita bersama," tegasnya.

Ketua MPR juga mengingatkan akan bahaya narkoba di kalangan generasi muda. Saat ini pengguna narkoba diperkirakan mencapai 6 juta orang. Yang meninggal dunia per hari mencapai 40-50 orang dengan mati sia-sia.

Menurut Zulkifli, PBB dalam situs berita mengumumkan Indonesia menjadi negara nomor 1 di Asia untuk penyeludupan dan peredaran narkoba. "Oleh karena itu di seluruh instansi mulai dari Presiden menyatakan Indonesia masuk dalam kategori darurat narkoba," lanjutnya.

Zulkifli menegaskan Indonesia tidak boleh kalah melawan narkoba, dan meminta agar siswa-siswi SMA 1 Ciruas untuk tegas katakan tidak pada narkoba dan perangi penyalahgunaan narkoba. "Kalau kalah kita bisa kehilangan 1 generasi atau mundur 200 tahun. Itulah bahayanya narkoba," ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga Ketua MPR tak lupa mengingatkan agar generasi muda pelajar tidak perlu takut soal masa depan. Semua diciptakan untuk menjadi pemenang tinggal usaha dan upayanya saja yang harus diperhatikan. Setelah reformasi, lanjut Ketua MPR, negara ini sangat terbuka memberi kesempatan kepada siapapun menjadi apapun misal menjadi walikota, bupati, gubernur, ketua MPR bahkan menjadi presiden. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya