Berita

Bisnis

Anggota DPR Diminta Lapor Keluhan Konstituen Soal Tanah

SELASA, 03 MEI 2016 | 13:18 WIB | LAPORAN:

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan berharap anggota DPR yang sedang reses ikut terlibat memberikan laporan ke BPN setempat, apabila di wilayahnya ada masyarakat yang mengalami permasalahan terkait tanah.

Hal tersebut disampaikan Ferry saat memberikan 5100 sertifikat  hak milik tanah seluas 1.086 hektar di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

"Saya minta kalau sedang reses, bila ada persoalan sertifikat tanah di wikayahnya, catat dan lapor ke BPN. Kita akan ambil sikap, kita selesaikan," ujar Ferry, Selasa (3/5).


Ferry menyambut baik wilayah Kuningan menjadi kabupaten konservasi. Dan pemberian sertifikasi ini ingin kembali membuktikan bahwa negara berada untuk kepentingan rakyat.

"Ini penegasan. Ini membuktikan tidak boleh rakyat sengsara susah dan resah. Resah tidak dapat menempati tanah yang ditempati. Hari ini BPN mengambil peran aktif," terangnya.

Dari 5.100 bidang lahan, untuk aset Pemda seluas 4.731 m2, kebun raya 154 hektare, jadi total seluruh untuk prona saja 3.600 bidang, lintas sektor rata-rata 300 bidang, serta redistribusi tanah 1.000 bidang.

"Saya kira ini menjadi dasar yang memang sudah sejak lama di beberapa ini menyangkut prona, pelepasan tanah negara, beberapa tanah hak milik adat untuk kita kasih untuk masyarakat. Ada juga kebutuhan pemda yang tadi bisa tegaskan ada 4731 M2, kemudian untuk kebun raya tadi. Ini kan memperkuat cita-cita kuningan sebagai kabupaten konservasi," terangnya.

Sampai dengan akhir bulan April 2016, di wilayah III Provinsi Jawa Barat telah selesai dan siap dibagikan sejumlah 12.083 sertifikat hak atas tanah. Itu dari berbagai kegiatan seperti Prona, Redistribusi Tanah, Konsoliddasi Tanah dan Sertifikasi Hak atas tanah lintas sektor.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya