Berita

hediyanto/net

Hukum

Sambangi KPK, Dirjen Bina Marga Kemenpupera Cuma Diam

SENIN, 02 MEI 2016 | 23:12 WIB | LAPORAN:

Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W. Husaini diam-diam mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hedi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang nampak terburu-buru masuk ke Gedung KPK. Saat awak media menanyakan maksud kedatangannya dia pun memilih diam dan langsung masuk melalui pintu tamu.

Berselang tiga jam kemudian, Hedi keluar dari gedung lembaga anti rasuah itu. Kali ini Hedi keluar dari pintu yang biasa dilewati para tersangka maupun saksi yang diperiksa. Hedi kembali mengeluarkan jurus bungkam yang berhasil dilakukannya saat menghindari pertanyaan para wartawan. Dengan langkah kaki yang cepat dirinya bergegas meninggalkan gedung lembaga anti rasuah itu.


Meski awak media meminta keterangan ihwal kedatangannya di KPK, Hedi memilih membisu, tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya hingga masuk ke mobil Toyota Camry hitam dengan nomor polisi B 1059 SZM yang teah menunggunya di pelataran gedung lembaga anti rasuah itu.

Sementara itu, Pelaksana harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengaku kedatangan Hediyanto secara tiba-tiba ke KPK untuk keperluan administrasi terkait barang bukti

"Mereka datang karena ada keperluan administrasi, terkait barang bukti," kata Yuyuk di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta (Senin, 2/5).

Kehadiran Hedi di KPK bukan yang pertama. Dia beberapa kali dipanggil sebagai saksi kasus dugaan suap proyek di Kemenpupera.

Pada Jumat (22/4) lalu, Hedi diperiksa sebagai saksi Damayanti Wisnu Putranti anggota Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek Kemenpupera. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya