Berita

foto: net

Kerja Sama Kemenpar Dengan Singapura Airlines Genjot Wisman

SENIN, 02 MEI 2016 | 15:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Transportasi udara merupakan faktor paling critical bagi pariwisata Indonesia untuk mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Inilah risiko negara kepulauan seperti Indonesia, semua destinasi hanya bisa dijangkau dengan cepat via airport. Itulah salah satu yang membuat Singapura Airlines (SIA) terus menjalin kerjasama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan kekuatan armadanya untuk meningkatkan kedatangan wisman ke Tanah Air. 

"Kami terus akan bermitra dan saling mendukung kampanye Kementerian Pariwisata Republik Indonesia," kata Singapore Airlines Divisional Vice President Sales & Marketing, Foo Chai Woo seperti dikutip dari release resmi SIA. Saat Rakornas Kepariwisataan, 28-29 April 2016, SQ sudah menandatangani MoU kerja sama dengan Kemenpar di JCC Senayan Jakarta.

Ada banyak negara sasaran pasar Wondeeful Indonsia, yang belum memiliki direct flight ke destinasi wisata Indonesia. Bahkan ada yang sama sekali tidak ada penerbangan langsung ke Indonesia. Sementara airlines Indonesia belum membuja jalur itu. Di situlah, SQ punya peran untuk mengakut wisatawan ke Indonesia.


Lebih lanjut Foo mengatakan, salah satunya adalah kerja sama dengan Kemenpar tersebut mencakup program kerja sama promosi serta kampanye lainnya yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia melalui pusat penerbangan di Singapura ke negara-negara tujuan utama pasar potensial.

"Tentunya dengan menggunakan layanan penerbangan SIA dan anak usaha kami SilkAir," ujar Foo.

Foo menambahkan, SQ telah melayani penerbangan di Indonesia sejak pertama kali beroperasi. SIA dan SilkAir, kini melayani 13 kota di Indonesia dengan lebih dari 150 jadwal penerbangan mingguan. "Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, tentu saja melalui eksistensi kami yang kuat di Indonesia dan jaringan global dengan hampir 100 destinasi-destinasi pariwisata di 35 negara, kami sangat siap untuk mendukung perkembangan industri pariwisata Indonesia bahkan lebih jauh lagi," bebernya.

Sekadar informasi, SIA dan Kemenpar juga setuju dengan bentuk kemitraan antar keduanya demi mendorong jumlah kedatangan wisman. Bentuk kerja sama itu tertuang dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) yang ditandatangani di hadapan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Apa kata Menpar Arief Yahya? "SQ itu mitra kami yang baik. Airlines-nya cukup berbobot, punya armada dan penerbangan yang tersebar lengkap di seluruh dunia. SQ juga sudah punya brand kuat, dan punya maskapai di level premium, papan tengah seperti Silk Air dan Low Cost Carrier (LCC), seperti Scoot. Jadi akan sangat membantu connectivity Indonesia," ungkap Menpar.

Selain itu, Singapore adalah HUB dunia, atau HUB country. Hampir semua airlines transit Singapore untuk ke utara selatan, maupun timur barat. Sudah pasti negara itu sudah memikirkan wisatawan. Wajar jika 2015, Singapore masih naik 1 persen menjadi 15 juta, dan ada 1,5 ekspatriat di sana.

"Saya sudah bilang ke SQ, untuk kembangkan pariwisata dengan originasi India. Sudah 300 ribu lebih wisman India ke Indonesia. Padahal tidak ada direct flight? Hadirnya SQ meskipun transit Singapore, akan sangat berarti. Kalau 2-3 jam transit Singapore masih happy kok," jelas Menpar. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya