Berita

ignasius jonan/dok kemenhub

Bisnis

Menhub Resmikan Bandara Berfasilitas Modern Di Papua Barat

SABTU, 30 APRIL 2016 | 18:00 WIB | LAPORAN:

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan Bandara Domine Eduard Osok (DEO) di Kota Sorong, Papua Barat, hari ini (Sabtu, 30/4).

Pembangunan bandara pertama di Papua Barat ini sudah rampung pada Maret 2016 lalu.

Wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy yang juga hadir saat peresmian Bandara DEO menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden Jokowi, Komisi V DPR dan Menhub terhadap pengembangan infrastruktur transportasi di Papua, baik transportasi udara, laut, dan darat.


"Kebahagian masyarakat Papua, khusus Sorong semakin besar dengan rencana pembangunan jaringan Kereta Api yang akan dimulai dari Kota Sorong," ungkap Irene dalam sambutannya mengutip siaran pers Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hemi Pamuraharjo.

Menhub menegaskan kembali bahwa pembangunan infrastruktur saat ini difokuskan untuk wilayah Timur Indonesia sebagai wujud nyata dari program Nawacita Pemerintahan Jokowi. Diharapkan dengan pengembangan Bandara Sorong dan Merauke semakin memberikan arti pemerataan pembangunan yang salah satu cirinya adalah kecilnya disparitas harga antara wilayah Barat dan Timur.

"Untuk memperkuat tujuan tersebut, sesuai arahan Presiden RI, akan dilaksanakan program angkutan udara perintis khusus kargo di beberapa wilayah Papua dan Papua Barat. Ke depannya, pembangunan bandar udara dan pelabuhan di Papua akan diperbanyak," ujar Menhub Jonan yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Pengembangan Bandara DEO terhitung memakan waktu lima tahun yang meliputi pembangunan gedung terminal penumpang menjadi dua lantai. Fasilitas modern lain yang ditambahkan yaitu garbarata dan fixed bridge, baggage handling system, lift terminal, x-ray bagasi dan kabin multi view, walkthrough metal detector.

Di samping itu ada penambahan fasilitas lainnya seperti area konsesi, area kerbside dan pembaruan desain interior terminal. Dalam kurun waktu tersebut, total anggaran APBN yang digunakan sebesar Rp 236 miliar.

"Tentunya anggaran yang digunakan tersebut sepadan dengan manfaat yang didapatkan bagi kota Sorong," imbuh Menhub.

Dengan bandara yang dibangun lebih modern dan megah, diharapkan pelayanan jasa transportasi udara di kota Sorong dan sekitarnya semakin meningkat. Dengan begitu, bandara DEO Sorong sebagai pintu gerbang kota Sorong dapat menjadi pemacu kawasan timur Indonesia agar dapat terus berkembang maju.

Tampilan bandara DEO Sorong tak kalah dengan bandara lainnya di kota-kota besar di Indonesia. Pada bagian eksterior terminal penumpang, terlihat bentuk ornamen unik menyerupai buah pinang yang mencerminkan budaya daerah setempat.

Selain itu, bagian interiornya juga telah dipercantik dan dilengkapi fasilitasnya sehingga menambah kenyamanan penumpang. Dengan gedung terminal penumpang yang diperluas hingga 13.700 meter persegi, Bandara DEO dapat menampung 782 penumpang.

Sebagai bandara pengumpan, Bandara DEO Sorong melayani penerbangan berjadwal domestik yang dioperasikan oleh beberapa maskapai di antaranya Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Ekspress. Selain itu, Bandara DEO juga melayani penerbangan perintis yang dioperasikan maskapai Susi Air ke beberapa wilayah sekitar seperti Ayawasi, Inawatan, Teminabuan, dan Waisai.

Dengan panjang 2.060 meter dan lebar 45 meter, runway bandara ini dapat didarati pesawat sejenis Boeing seri 737. Pergerakan pesawat di salah satu bandara tersibuk dan terbesar di semenanjung kepala burung Papua ini mengalami rata-rata pertumbuhan 3,3 persen tiap tahunnya. Tercatat ada 9 ribu lebih pergerakan pesawat per tahunnya.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya