Berita

Hukum

Eks GM BLJ Dipanggil Bersaksi Di Kejagung

SABTU, 30 APRIL 2016 | 17:31 WIB | LAPORAN:

Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengagendakan pemeriksaan saksi atas nama Kerli Lafendi, mantan GM Administrasi dan Operasional PT Bumi Laksamana Jaya, hari ini (Sabtu, 30/4).

Saksi hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 08.40 WIB.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Amir Yanto menerangkan, pemeriksaan pada pokoknya mengenai kronologi tata cara pengelolaan PT. BLJ, termasuk ada atau tidaknya kebutuhan-kebutuhan yang dikelola dalam rangka pembangunan PLTU dan PLTG yang berasal dari dana penyertaan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebesar Rp 300 miliar.


Sebagai informasi, dua terdakwa dalam kasus ini, yakni Yusrizal Andayani selaku direktur PT. Bumi Laksamana Jaya telah divonis penjara selama sembilan tahun, serta enam tahun untuk Ari Suryanto selaku Staf Khusus Direktur PT. Bumi Laksamana Jaya, dan masih dalam proses Kasasi.

Tanggal 30 Mei 2012, Pemkab Bengkalis menerbitkan Perda tentang Penyertaan Modal Pemda Bengkalis kepada BUMD PT. BLJ sebesar Rp 300 miliar, di mana dalam proses penerbitan perda tersebut, ditemukan dugaan adanya pemberian uang kepada Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis sebesar Rp 7 miliar, dalam rangka untuk meloloskan Ranperda menjadi Perda oleh Direktur PT. BLJ, Yusrizal Andayani melalui tersangka RS.

Dana penyertaan modal yang diterima oleh PT. BLJ diduga bukannya digunakan untuk pembangunan PLTU dan PLTG melainkan diberikan kepada anak-anak perusahaan PT. BLJ. Akibat praktik ini, negara dirugikan sebesar Rp 265 miliar.[wid]
 



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya