Berita

Doktor Ilmu Hukum Parahyangan Beri Kontribusi Positif Ke Negara

SABTU, 30 APRIL 2016 | 16:12 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Katolik Parahyangan melaksanakan silaturahmi di Hotel Aston Bandung, kemarin (Jumat, 29/4). Silaturahmi kali ini mengangkat tema 'membangun semangat solidaritas dan menjunjung tinggi almamater'.
 
"Solidaritas adalah bentuk kongkrit dari silahturahmi itu sendiri, dengan solidaritas yang baik semua persoalan yang ada bisa diatasi bersama, terlebih membawa nama almamater,” kata Triana Dewi Seroja Panitia pelaksana silaturahmi dalam rilis yang diterima Kantor Politik Berita RMOL, Sabtu (30/4).
 
Menurut dia, peranan alumni sangat penting khususnya dalam memberikan kontribusi positif baik bagi almamater, masyarakat maupun negara, khususnya melalui pemikiran-pemikiran para Doktor. Terlebih, Doktor Ilmu Hukum lulusan UNPAR terkenal mempunyai kualitas dan lebih unggul.
 

 
"Kehadiran doktor-doktor lulusan UNPAR ini, telah nyata memberikan kontribusi positif untuk negara,” katanya.
 
Hadir dalam acara Profesor Wila Candrawila, Profesor Dwija Priyatna, Dr. Sentosa Sembiring selaku Ketua Program Doktor Ilmu Hukum UNPAR, juga Dr. Dudu Duswara sebagai Ketua Ikatan alumni yang saat ini masih aktif sebagai Hakim Agung.
 
Dari pertemuan alumni itu, ada beberapa keputusan penting yang perlu ditindak lanjuti. Diantaranya, melacak dan menginventarisasi alumni di 91 lulusan. Kemudian meminta dukungan fasilitas dari fakultas hukum berikut staff admin di kntr secretariat.
 
Dalam waktu dekat mengadakan seminar nasional dengan tema Cinta Hukum Pancasila, Plan pembuatan jurnal hukum DIH Unpar, yang tak kalah penting adalah kolaborasi dalam bentuk diskum atau seminar dengan fakultas  hukum universitas nasional atau internasional. [sam]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya