Berita

foto :net

Bisnis

Kepesertaan BPJS Butuh Partisipasi Masyarakat Luas

SABTU, 30 APRIL 2016 | 14:50 WIB | LAPORAN:

Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Ini mengingat BPJS sudah menjadi badan hukum publik.

Menurut kordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS (MP-BPJS), Hery Susanto, berdasarkan kuantitas, sampai saat ini belum semua warga masyarakat terekrut. Untuk BPJS Kesehatan, data yang diperoleh MP-BPJS, tercatat baru 165 juta peserta terdaftar.

"Masih ada kuota 90 juta lebih maka diperlukan partisipasi masyakat agar BPJS kesehatan mampu mengkover seluruh masyarakat," katanya dalam sambutan di Rakornas MP-BPJS sekaligus dialog "mendorong partisipasi masyarakat meningkatkan kepesertaan BPJS" di Jakarta, Sabtu (30/4).


Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan, baru tercover sekitar 17 juta pekerja formal, dan pekerja informal baru 400 ribu. Padahal, tambah Hery, potensi yang terekrut masih lebih besar lagi.

"Jadi tidak mungkin lagi BPJS melaksanakan prinsip kerja oleh, dari, dan untuk BPJS sendiri, tanpa peran serta dari masyarakat," jelasnya.

Dalam forum itu, analisis grup pemasaran BPJS, Mairiyanto  yang menjadi salah satu narasumber juga menegaskan bahwa sesuai peta jalan kepesertaan jaminan kesehatan semesta, ditargetkan pada 2019 sudah tercover seluruh penduduk Indonesia untuk BPJS Kesehatan dari berbagai segmen.

"Tanpa adanya bantuan organisasi masyarakat, maka akan sulit tercapai,"katanya.

Anggota Dewas BPJS Kesehatan, Romy Febrianto, yang juga hadir dalam seminar itu, mengingatkan tahun 2019 nanti seluruh warga Indonesia wajib menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya