Berita

hassan rouhani/net

Dunia

Sekutu Rouhani Kembali Berjaya Di Pemilihan Parlemen

SABTU, 30 APRIL 2016 | 13:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para politisi reformis dan moderat yang merupakan sekutu Presiden Hassan Rouhani dipastikan kembali memenangkan kursi terbanyak dalam pemilihan umum parlemen nasional Iran putaran kedua.

Hal itu seperti dilaporkan beberapa media lokal pada Sabtu pagi (30/4), diantaranya kantor berita Fars dan Tasnim, yang dikutip oleh The Telegraph.

Hasil pemilihan yang terhimpun sejauh ini dan belum resmi, dari 68 sisa kursi yang diperebutkan, setidaknya sudah 33 dimiliki kubu pro-Rouhani.


Pemungutan suara kedua ini berlangsung Jumat (29/4), untuk memenuhi 290 kursi parlemen nasional setelah jajak pendapat pertama pada 26 Februari tidak menghasilkan pemenang yang sah untuk 68 kursi.

Sekitar 17 juta warga yang berhak memilih menggunakan haknya di 55 kota, kecuali di Teheran. Hal itu karena kubu reformis-moderat menyapu bersih 30 kursi yang diperebutkan pada putaran pertama.

Menurut kantor berita Fars yang dekat dengan kubu konservatif, 33 kursi dimenangkan sekutu Rouhani, terdiri dari 31 reformis dan dua politisi moderat. Sementara hanya 21 kursi yang dimiliki koalisi konservatif. Sisanya 14 kursi dimenangkan kubu independen.

Kantor berita lain yang konservatif, Tasnim, mengatakan kubu Rouhani telah memperoleh 35 kursi sejauh ini.

Hasil resmi dari pemilihan umum parlemen nasional diperkirakan bakal diumumkan pada Sabtu malam waktu setempat.

Pada 26 Februari lalu, pemilihan umum parlemen Iran menghasilkan kemenangan kaum moderat dan membawa angin harapan untuk memperbaiki hubungan Iran dengan dunia Barat. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya