Berita

Ahok Tantang Pejabat Eselon II DKI Ajukan Surat Pengunduran Diri

JUMAT, 29 APRIL 2016 | 21:29 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menantang para pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang tidak mampu bekerja dan tidak suka kepada dirinya untuk menyampaikan surat pengunduran diri, Senin (2/5) pekan depan.

Hal tersebut disampaikan Ahok saat ia melakukan siaran langsung di sebuah stasiun televisi swasta, Jumat (29/4) sore.

"Kepada Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Kota, Kepala Dinas, Wakil Kepala Dinas, Bupati, Wakil Bupati, semuanya, kalau Anda tidak suka dengan saya, dan mau mengundurkan diri seperti Pak Rustam, tolong hari Senin masukkan surat pengunduran diri ke saya," ujar Ahok dalam siaran tersebut.


Ia mengatakan, akan menunggu hingga hari Senin mendatang untuk melihat ada berapa surat yang diterima olehnya terkait dengan hal tersebut.

"Saya mau lihat ada berapa surat yang mau mengajukan (pengunduran diri)," pungkasnya.

Selama kepemimpinan Ahok sebagai Wakil Gubernur hingga sampai saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, setidaknya sudah ada lima orang pejabat eselon II yang mengundurkan diri.

Mereka antara lain adalah, Novizal pada tahun 2013 ia mengundurkan diri dari Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Fadjar Panjaitan ditahun yang sama dengan Novrizal mengundurkan diri sebagai Sekretaris Daerah, M Haris Pindratno tahun 2015 awal mengundurkan diri sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Energi, Tri Djoko Sri Margianto pada tahun 2015 mengundurkan diri sebagai Kepala Dinas Tata Air, dan yang terakhir kemarin Rustam Efendi diawal tahun 2016 dirinya mengundurkan diri sebagai Walikota Jakarta Utara. [sam]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya