Berita

Agus Susanto/net

Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Ajak BUMN Garap Infrastruktur

JUMAT, 29 APRIL 2016 | 20:39 WIB | LAPORAN:

Setelah resmi dideklarasikan  para Direksi perusahaan BUMN, pertemuan BUMN Marketeers Club (BMC) yang ke 44 kembali digelar. Pada kesempatan kali ini, BPJS Ketenagakerjaan  menjadi tuan rumah pertemuan para petinggi perusahaan BUMN tersebut.

BMC merupakan wadah  mengkomunikasikan inovasi yang dimiliki dalam bidang pemasaran dengan mengundang perusahaan-perusahaan BUMN tingkat nasional dan daerah. Melalui forum tersebut para petinggi BUMN dapat memperoleh inspirasi meningkatkan strategi pemasaran perusahaan.

BPJS Ketenagakerjaan didaulat sebagai tuan rumah dalam rangka menjalin hubungan dengan Top Management perusahaan BUMN, dimana perusahaan yang mereka pimpin merupakan peserta dari BPJS Ketenagakerjaan.


Kegiatan tersebut juga menjadi ajang perkenalan jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan yang baru dilantik akhir Februari 2016 yang lalu. Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, mengatakan pertemuan antar perusahaan BUMN ini merupakan kegiatan sangat baik bertukar pikiran demi kemajuan bersama.

"Saya dan jajaran Direksi yang baru akan bekerja maksimal untuk perlindungan seluruh pekerja, termasuk karyawan BUMN, dimana mereka harus sudah terdaftar sebagai peserta dalam 4 program kami, yaitu Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Pensiun," kata Agus.

Forum yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Menara Jamsostek hari Jumat (29/04) ini juga dihadiri Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, yang memberikan pemaparan terkait investasi BPJS Ketenagakerjaan.

Paparan tersebut diberi tema Peran BPJS TK dalam Pembiayaan Infrastruktur Pemerintah. Krishna menyampaikan salah satu strategi BPJS Ketenagakerjaan dalam hal pengelolaan dana  dengan meningkatkan exposure investasi pada sektor riil, seperti properti dan infrastruktur.

Selain merupakan alternatif bentuk pengelolaan dana  investasi, hal ini untuk mendukung program prioritas pemerintah yaitu program satu juta rumah dan pembangunan infrastruktur. Rencananya investasi ini  dilakukan melalui kerjasama dengan perbankan, BUMN dan developer.

"Target kami rencana tersebut dapat terealisasi tahun ini, untuk itu kami mengundang BUMN dan perbankan serta developer agar berpartisipasi dalam program ini. Tentunya yang memenuhi kriteria yang ditetapkan," terangnya.

Pelaksanaan BUMN Marketeers Club ke 44 oleh BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan mempererat hubungan baik dan memperluas jaringan antar perusahaan dalam mendukung implementasi program pemerintah. Selain itu juga agar dapat bersama-sama membantu mendapatkan jaminan sosial yang baik bagi kesejahteraan para pekerja. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya