Berita

transjakarta/net

Nusantara

TransJakarta Tujuan Bekasi Dan Depok Kurang Sosialisasi Di Media Massa

JUMAT, 29 APRIL 2016 | 12:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Lima hari sudah PT Transportasi Jakarta mengoperasikan enam rute baru, dua di antaranya adalah tujuan Bekasi dan Depok. Namun sejauh ini penumpang di dua rute itu masih terbilang sepi.

Untuk meningkatkan atensi masyarakat terhadap layanan transportasi unggulan Pemprov DKI Jakarta itu, keberadaan rute baru harus disosialisasikan dengan gencar lewat media massa.

Demikian disampaikan anggota Komisi B DPRD DKI, Endah S. Pardjoko, dikutip dari RMOL Jakarta.


"Sosialisasi paling efektif adalah dengan beriklan di media massa, khususnya lewat media online," kata Endah, Jumat (29/4).

Selain itu, upaya lain yang harus ditempuh pengelola Bus TransJakarta adalah menambah fasilitas halte dan sterilisasi jalur, terutama tujuan Depok, karena rawan macet.

Dia yakin bus TransJakarta tujuan Bekasi dan Depok banyak peminatnya, apalagi bertarif murah Rp 3.500. Sedangkan bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) bertarif Rp 13.000, dengan rute sama.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengungkapkan, perluasan layanan bus Transjakarta ditempuh sebagai respons tingginya jumlah penumpang dari dan menuju Jakarta.

Pada tahap awal, pemerintah mengoperasikan 40 bus tujuan Bekasi dan 30 bus ke Depok.
Bus dari Bekasi dan Depok  beroperasional mulai pukul 05.00- 09.00 WIB. Begitu juga sore hari mulai pukul 17.00-22.00 WIB. Di luar jam itu, hanya sepertiga armada bus yang dioperasikan, karena bukan jam padat. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya