Berita

Rachel Roy:net

Blitz

Rachel Roy, Diterpa Isu Jadi Selingkuhan Jay Z

KAMIS, 28 APRIL 2016 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sampai kemarin, akun media sosial perancang busana Rachel Roy masih dipenuhi oleh emoji bergambar lebah, tanda serangan dari penggemar Be­yonce yang menamakan diri mereka Beyhive.

Pasalnya, Roy diduga menjadi wanita ketiga dalam pernikahan Beyonce dan Jay Z. Hal itu seakan tersirat dalam lagu Sorry yang terdapat dalam al­bum Lemonade milik Beyonce yang dirilis pada akhir pekan kemarin.

"He only want me when I'm not on there. He better call Becky with the good hair," bunyi lirik lagu itu.


Dugaan itu semakin meruncing kepa­danya, apalagi setelah Roy mengunggah foto dirinya yang sedang tertawa sambil mengibaskan rambut, yang kini sudah dihapus.

Dikutip dari People, Roy akhirnya buka suara mengenai tuduhan sebagai selingkuhan Jay Z.

"Saya ingin meredakan segala spekulasi dan rumor. Saya tidak berusaha menyindir siapa pun melalui Instagram," kata Roy.

"Lagu itu sama sekali tidak berhubun­gan dengan saya. Saya buka suara kar­ena tidak lagi ingin mendapat ancaman, baik untuk saya dan anak-anak saya." Ia meminta media untuk bersikap adil dalam memberitakan dirinya.

Roy mengawali kariernya sebagai pe­nata busana Rocawear dan perusahaan re­kaman Roc-a-Fella Records, butik yang didirikan oleh Jay Z dan Damon Dash. Tidak lama bekerja di sana, Roy lalu menikahi Dash pada 2005, walau empat tahun kemudian mereka bercerai.

Dugaan perselingkuhan Roy pertama kali diperbincangkan pada 2004, set­elah perusahaan yang didirikan Jay Z bersama Dash bubar jalan.

Selepas Rocawear, Roy mendirikan lini busana sendiri pada 2005. Dua tahun kemudian, ia didaulat masuk dalam Council of Fashion Designers of America. Kliennya antara lain Michelle Obama, Kate Hudson hingga Jennifer Garner.  ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya