Berita

lanud tni au/net

Pertahanan

Begini Cara Pekerja Kereta Cepat Asal China Terobos Wilayah TNI

RABU, 27 APRIL 2016 | 12:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aktivitas pengeboran tanah untuk proyek kereta cepat, di wilayah Halim Perdanakusuma Jakarta milik TNI AU, telah berlangung sejak Jumat 22 April lalu dengan tujuan untuk mendapatkan contoh komposisi tanah yang akan digunakan dalam pembangunan beton penyangga rel kereta.

Hal itu didapatkan dari laporan informasi intelijen Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma yang membenarkan ada aktivitas illegal yang dilakukan lima WNA Cina dan dua orang warga Indonesia di wilayah Halim Perdanakusuma terkait proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Tujuh orang tersebut masuk ke wilayah Lanud Halim melalui jalan tol Jakarta-Cikampek kemudian menerobos pagar batas tanah sehingga tidak diketahui oleh personel Lanud Halim Perdanakusuma.


Pukul 10.00 WIB, lima WNA China dan dua WNI diamankan di kantor Intelijen Lanud Halim.

Setelah dilakukan pengecekan diketahui bahwa lima WNA China tersebut tidak memiliki clearence (perizinan) dari TNI AU dan tidak dilengkapi identitas atau paspor.

Diketahui juga bahwa tujuh orang tersebut bekerja untuk PT Geo Central Mining (GCM) yang merupakan mitra PT PT Wijaya Karya (WIKA) yang akan mengerjakan proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Mereka mengaku tidak mengetahui bahwa tanah tersebut berada di kawasan militer Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma karena letaknya yang berbatasan dengan jalan tol.

Barang-barang bukti yang disita aparat intelijen Lanud Halim Perdanakusuma adalah pipa besi sebanyak 14 buah, pipa peralon 3 buah, peralatan pengeboran 1 unit, selang dan kabel-kabel 1 roll, mesin diesel 1 unit, peralatan las 1 unit dan jerigen berisi solar 1 buah. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Bedakan Es Gabus dengan Spons Saja Tidak Bisa, Apalagi Ijazah Asli

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:09

Mendesak Pemberlakuan Cukai MBDK

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:03

Paling Ideal Kedudukan Polri di Bawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:21

MBG Lebih Mendesak, Lapangan Kerja Nanti Dulu Ya!

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:16

Eggi Sudjana Cs Telah Jadi Pelayan Kepentingan Politik Jokowi

Jumat, 30 Januari 2026 | 01:11

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

PKR Tatap Pemilu 2029 Mengandalkan Kader Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:09

Kubu Jokowi akan Terus Lancarkan Strategi Adu Domba terkait Isu Ijazah Palsu

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:04

Ahmad Luthfi Menghilang saat Bencana Menerjang Jateng

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:38

Roy Suryo akan Laporkan Balik Eggi Sudjana Cs

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:15

Selengkapnya