Berita

teguh santosa/net

Tokoh Politik: Bang Teguh Punya Wawasan Kebangsaan Dan Internasional Untuk Memimpin Jakarta

SENIN, 25 APRIL 2016 | 17:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tokoh politik Adhie Massardi ikut mendampingi bakal calon gubernur DKI Jakarta Teguh Santosa mengembalikan formulir pendaftaran pencalonan ke markas DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.

"Ini peristiwa penting dalam demokrasi di Indonesia," kata Adhie saat jumpa pers bersama Teguh Santosa dan Gembong Warsono selaku Ketua Penjaringan Cagub dan Cawagub DKI/ Ketua Pemenangan Pemilu DPD PDIP di markas PDIP Jakarta di kawasan Tebet, Jaksel, Senin (25/4).

Selama ini, lanjutnya, banyak orang mencaci partai politik seolah keberadaannya tidak lagi dibutuhkan oleh pembangunan demokrasi Indonesia. Namun di saat sama banyak orang sangat paham bahwa bagaimanapun demokrasi sangat membutuhkan peran parpoll sebagai pilar demokrasi di belahan dunia manapun.


Ia yakin, apa yang diperjuangkan Teguh Santosa dengan pencalonannya ini adalah sama dengan yang diperjuangkan kaum jurnalis yaitu keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat banyak.

"Kalau PDIP mau belah dada wartawan, pasti di dalam hatinya ada rakyat marhaen," kata mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid ini.

Adhie yang sudah mengenal baik Teguh lebih dari 10 tahun belakangan ini menilai perjuangan Teguh membela rakyat di dunia media massa sudah cukup.

"Sekarang bagaimana caranya sosialisasikan programnya ke rakyat Jakarta," jelasnya.

Adhie juga mengatakan, dia dan teman dekatnya, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, sangat percaya bahwa Teguh Santosa memiliki wawasan kebangsaan dan internasional yang cukup untuk memimpin ibukota. Seperti diketahui, kemarin (Minggu, 24/4) Teguh juga telah menemui Rizal Ramli untuk meminta restu dan nasihat dalam hal pencalonannya di Jakarta.

"Saya sangat percaya karena Teguh sudah menjalani banyak sekali negara di Timur Tengah, Asia, Eropa Barat dan Eropa Timur, negara komunis maupun non komunis, dia sudah jalani ke seluruh dunia," ujar Adhie.

"Saya harap PDIP percayakan perjuangannya kepada sosok wartawan (Teguh). PDIP butuh orang politik baru yang punya pemahaman luar biasa terhadap masalah," tambah Adhie. [ald] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya