Berita

foto: net

Spirit Of Majapahit, Napak Tilas Kekuatan Maritim Kerajaan Majapahit

SENIN, 25 APRIL 2016 | 11:36 WIB | LAPORAN:

. Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya akan menggelar pelayaran "Spirit of Majapahit" menggunakan kapal kayu khas Kerajaan Majapahit dan akan menjelajahi samudera hingga ke Negara Jepang. Hal ini menggambarkan bagaimana hebatnya kekuataan maritim Kerajaan Majapahit di masa lalu yang menjalin kerjasama perdagangan hingga ke Jepang.

Deputi IV Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Syafri Burhanuddin mengatakan kegiatan ini sudah dipersiapkan sejak enam tahun lalu. Tahun 2010 sudah sempat berlayar hendak menuju Jepang, namun baru sampai di Filipina, kapal kayu ini diterjang badai, lalu kapal ini kembali ke Jakarta. Barulah tahun ini, kapal ini akan kembali berlayar menapaktilasi jejak-jejak kejayaan maritim Majapahit.

"Kapal ini sudah mengalami sedikit perbaikan. Selama ini dipakai juga buat berlayar, tapi tidak jauh," ujar Syafri di Jakarta, Senin (25/4).


Syafri menjelaskan, Spirit of Majapahit, menggambarkan kerjasama antara Jepang dan Indonesia. Ini ditandai dengan tidak pernahnya Majapahit dan Jepang diserang negara lain karena kedua belah pihak selalu saling membantu.

"Jadi kita sejak dulu sudah punya hubungan emosional dengan Jepang," imbuhnya.

Kapal Spirit of Majapahit akan berlayar dari Jakarta menuju Pontianak, melalui tepi Selat Karimata, menelusuri pantai barat Kalimantan sampai ke Brunei, lanjut lewat utara hingga ke Manila, lalu singgah ke Taiwan hingga berakhir di Jepang.

"Di setiap pemberhentian, kapal ini rencananya akan disambut oleh pihak KBRI karena perjalanan ini merupakan misi negara," ujarnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya