Berita

net

Bisnis

Belanda Niat Investasi Di Empat Sektor Industri

MINGGU, 24 APRIL 2016 | 08:40 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Belanda bakal menggelontorkan investasi ke Indonesia senilai USD 806,2 juta untuk empat sektor industri. Empat kesepakatan bisnis yang ditandatangani meliputi sektor energi terbarukan dan infrastruktur sebesar USD 600 Juta, industri solar panel USD 185 Juta, agribisnis senilai USD 10 Juta, dan pengembangan SDM Maritim USD 11,2 Juta.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyambut positif kesepakatan investasi tersebut karena dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian nasional. Komitmen dari Belanda menambah panjang daftar negara Eropa yang tertarik berinvestasi di Indonesia.

"Kesepakatan ini menguatkan posisi Belanda sebagai negara sumber investasi utama. Sesuai dengan upaya pemerintah menjadikan investasi sebagai salah satu penggerak ekonomi," kata Kepala BKPM Franky Sibarani di Jakarta, Minggu (24/4).


Dia menjelaskan, data BKPM periode 2010-2015, realisasi investasi dari Belanda mencapai Rp 70 triliun. Jumlah itu menempatkan Belanda di peringkat enam daftar peringkat realisasi investasi per negara. Sementara, komitmen investasi negara-negara Eropa pada Januari 2016 mencapai Rp 6,53 triliun atau naik hampir 10 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 670 miliar.

Menurut Franky, nilai realisasi Belanda di atas Inggris yang berada di posisi 16 dengan nilai realisasi mencapai Rp 31 triliun.

"Belanda masuk dalam tujuh negara Eropa yang menjadi prioritas pemasaran investasi BKPM," jelasnya. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya