Berita

foto :net

Bisnis

Kepala Eksekutif LPS: Acuan Baru BI Lebih Realistis

SABTU, 23 APRIL 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN:

Bank sentral akan meninggalkan BI rate yang telah digunakan lebih dari 10 tahun terakhir. Sebagai gantinya, dipilih BI Seven Day Repo Rate.

BI Rate (suku bunga acuan) bertenor 360 hari yang saat ini 6,75 persen, diubah menjadi tenor tujuh hari sebesar 5,5 persen. Bunga acuan baru ini mulai diperkenalkan 15 April 2016.

Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Fauzi Ichsan menjelaskan, sebagaimana Fed Fund Rate oleh The Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, idealnya memang acuan suku bunga BI tidak mengacu ke 12 bulan, melainkan overnight satu minggu.


"Kebetulan one weeks repo di BI itu 5,6 persen," kata Fauzi dalam wawancara ekslusif di kantornya, Equity Tower, kawasan SCBD, Jakarta, baru-baru ini.

Ia cenderung menyebutnya refocusing dari BI rate yang notabene 12 bulan SBI ke seven days repo rate.

"Setidaknya lebih realistis," ucapnya.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya