Berita

eddy ganefo/net

Bisnis

Kadin Indonesia Target Cetak 1 Juta Pengusaha Baru

SABTU, 23 APRIL 2016 | 15:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi mengukuhkan Eddy Ganefo sebagai ketua umum yang baru. Pelantikan berlangsung di Balai Kartini, Jakarta.  

Eddy menggantikan posisi Rizal Ramli yang saat ini menjadi menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya.

Selain Edy, juga dilantik Ketua Dewan Pembina Oesman Sapta serta Ketua Dewan Penasehat Tantri Abeng.


Dalam program kerjanya, Eddy menargetkan akan mencetak 1 juta pengusaha baru di Tanah Air sampai lima tahun ke depan. Untuk itulah akan rutin digelar banyak pelatihan, sosialisasi, serta moratorium.

Menurut Eddy, targetnya ini sesuai program Nawa Cita yang diusung oleh Presiden Joko Widodo.

"Sekarang pengusaha baru mencapai 1,65 persen dari total penduduk, masih sangat sedikit," beber Eddy, Jumat (23/4) malam.

Sementara itu, Menko Rizal Ramli menilai saat ini waktu yang tepat untuk mentransformasikan Indonesia. Dengan bertambahnya banyak pengusaha dari semua kelas, Rizal yakin basis perekonomian akan semakin kuat.

"Inilah pengusaha wajah Indonesia. Ini waktunya mengubah indonesia lebih hebat, jadi makmur," kata Rizal dalam kata sambutannya di acara pengukuhan Pengrus Kadin Indonesia 2015-2020.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya