Berita

samadikun/net

Hukum

Sambut Buronan, Jaksa Agung Sedang Cari Perhatian

JUMAT, 22 APRIL 2016 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Langkah Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menjemput langsung buronan Samadikun Hartono di Bandara Halim Perdanakusumah dianggap memalukan.

Politisi PDI Perjuangan Hendri Yosodiningrat geram melihat Jaksa Agung menjemput buronan pengemplang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) itu di ruang VIP bandara.

"Jaksa Agung jemput narapidana BLBI di bandara memalukan," ujarnya ketika dihubungi, Jumat (22/4).


Hendri yang juga anggota Komisi II DPR RI memertanyakan maksud dan tujuan Prasetyo menjemput mantan komisaris Bank Modern tersebut. Dia menilai tidak pantas seorang buronan diperlakukan bak tamu negara.

"Jangankan Jaksa Agung, Kajari saja tidak pantas. Cukup tunggu saja saatnya diserahkan oleh BIN (Badan Intelijen Negara) untuk dieksekusi. Atau Jaksa Agung Prasetyo sedang cari perhatian atau cari panggung," jelasnya.

Tadi malam, Samadikun yang menjadi buronan selama 13 tahun cterlihat diperlakukan istimewa oleh penegak hukum Indonesia. Dari pelariannya di China, Samadikun dibawa menggunakan pesawat non komersil. Dia juga tidak diborgol serta disambut Jaksa Agung di ruang Very Important Person (VIP) Bandara Halim Perdanakusumah. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya