Berita

Hukum

Ini Keterangan Menteri PUPR Kepada Penyidik KPK

KAMIS, 21 APRIL 2016 | 18:32 WIB | LAPORAN:

Selama enam jam Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Basuki diperiksa sebagai saksi untuk Damayanti Wisnu Putranti yang  menjadi tersangka kasus suap proyek pembangunan jalan di Kemen PUPR tahun anggaran 2016

Kepada wartawan, Basuki mengatakan, dalam pemeriksaan tadi, dirinya ditanya oleh penyidik mengenai tugas dan fungsinya sebagai menteri PUPR.


"Saya sudah memberikan semua penjelasan sesuai tugas dan fungsi saya sebagai menteri PUPR, terkait proyek jalan di Maluku. Semua sudah saya serahkan ke penyidik," kata mantan Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum itu tanpa merinci lebih lanjut.

Seperti diketahui, dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di Kemen PUPR, KPK telah menetapkan lima orang tersangka. Selain Damayanti, empat tersangka lainnya yakni anggota komisi V DPR dari fraksi Partai Golkar Budi Supriyanto, Direktur PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir serta dua rekan Dmayanti, Dessy A Edwin dan Julia Prasetyarini.

Damayanti diduga menerima uang tunai sebesar 33 ribu dolar Singapura, sedangkan Budi sebesar 305 ribu dolar Singapura dari Abdul Khoir.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya