Berita

Hukum

OTT Panitera, KPK Antara Lain Geledah Gedung MA

KAMIS, 21 APRIL 2016 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda untuk mencari barang bukti terkait operasi tangkap tangan Edy Nasution.

Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu ditangkap bersama seorang swasta Doddy Aryanto Supeno di sebuah hotel di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, kemarin (Rabu, 20/4).

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan pengeledahan dilakukan usai penangkapan hingga siang tadi.


Pengeledahan pertama dilakukan di Kantor PT Paramount Enterprise International di SCB Gading Serpong Boulevard, Kelapa Dua Serpong. Kemudian di kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebuah rumah di Jalan Hang Leukir Jakarta Selatan, dan terakhir KPK mengeledahan di salah satu ruangan di kantor Mahkamah Agung, Jakarta Pusat.

"Dari lokasi tim menyita dokumen dan sejumlah uang. Jumlah uangnya belum dihitung oleh tim dan akan dikonfirmasi kepada sejumlah pihak," ungkap Agus.

Agus menegaskan bahwa pihaknya memiliki kewenangan yang dilindungi UU. Termasuk jika seseorang yang digeledah belum ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Agus pengeledahan yang dilakukan pihaknya karena ada indikasi kuat berhubungan dengan pihak-pihak yang terjaring operasi tangkap tangan.

"Beri waktu kami untuk pembuktian kasus-kasus ini," tutup Agus.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya