Berita

net

Bisnis

Green Petroleum Dikembangkan Jadi Pengganti BBM

RABU, 20 APRIL 2016 | 22:45 WIB | LAPORAN:

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan green petroleum untuk menjadi pengganti bahan bakar minyak (BBM) yang terbuat dari fosil.

"Green petroleum ini 80 hingga 100 persen bisa gantikan BBM karena struktur kimianya mirip," kata Direktur Pusat Teknologi Sumber Daya Energi dan Industri Kimia BPPT Adiarso, Rabu (20/4).

Dia menjelaskan, dari sisi fungsi green petroleum berbeda. Jika biofuel yakni biodiesel atau bioethanol hanya bisa 20 persen menggantikan BBM, sedangkan green petroleum bisa hingga 100 persen. Green petroleum sendiri dikembangkan dari biomassa berbahan limbah sawit.


Menurut Adiarso, pihaknya saat ini baru mengembangkan green petroleum di laboratorium bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Kementerian ESDM. Paling tidak masih butuh waktu dua hingga tiga tahun untuk membuat bahan bakar alternatif pengganti BBM di pabrik percontohan.

"Pengkajian hingga penerapan teknologi ini sejak awal hingga akhir bisa saja memakan waktu lima hingga 10 tahun. Dan untuk bisa membuat sebuah pilot plant minimal dibutuhkan dana Rp 5 miliar," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pemanfaatan potensi biomassa harus segera diperluas, mengingat Indonesia sudah menjadi net importir minyak bumi dan cadangan batubara yang dimiliki diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan energi hingga tahun 2030.

"Batubara hanya tersisa 23 persen dan berkualitas rendah karena yang kualitas baik sudah diekspor semua. Maka di 2031, Indonesia sudah akan menjadi net importir untuk semua energi jenis fosil," beber Adiarso. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya