Berita

gedung kpk/net

Hukum

REKLAMASI JAKARTA

Giliran Anak Aguan Yang Digarap KPK

RABU, 20 APRIL 2016 | 12:27 WIB | LAPORAN:

. Direktur Utama PT Agung Sedayu Group, Richard Halim Kusuma memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (20/4). Richard adalah anak pendiri PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan.

Richard diperiksa sebagai saksi Ketua Komisi D DPRD DKI M. Sanusi, tersangka kasus dugaan suap pembahasan Raperda Reklamasi di Pantai Utara Jakarta. Sebagai mantan Komisaris PT. Agung Sedayu Grup, Richard akan ditanya seputar izin reklamasi. Hal tersebut juga pernah ditanyakan penyidik KPK ke Chairman Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan.

Pelaksana harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan ini merupakan pertama kalinya Richard diperiksa. Menurut Yuyuk penyidik akan mempertanyakan peran Richard di perusahaan, terkait dengan izin reklamasi yang diperoleh.


Pasalnya salah satu anak perusahaan Agung Sedayu Grup itu mendapat izin proyek reklamasi di salah satu pantai di teluk Jakarta.

"Richard diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Komisaris PT Agung Sedayu Grup. Jadi akan ditanyakan peran dia di perusahaan terkait dengan izin reklamasi yang diperoleh perusahaan ini (PT Kapuk Naga Indah)," kata Yuyuk saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/4).

Sebelumnya, KPK sudah dua kali memeriksa ayah Richard, Sugianto Kusuma alias Aguan. Pemeriksaan Chairman Agung Sedayu Grup Sugianto itu ditengarai memiliki informasi terkait kasus dugaan suap Raperda reklamasi di Pantai Utara Jakarta yang masih diselidiki KPK. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya