Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Pemkot Palembang Aktifkan Lagi WiFi Gratis

RABU, 20 APRIL 2016 | 11:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Untuk menunjang Smart City, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menambah titik hotspot WiFi Gratis di sejumlah tempat umum.
 
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Safri Nungcik, WiFi di Taman Jembatan Ampera yang sempat terhenti akan kembali diaktifkan.

"Kami berupaya terus menambah dan kembali mengaktifkan WiFi di tempat-tempat umum di Kota Palembang. Saat ini, sudah ada sekitar 200 titik," jelasnya, dikutip dari RMOL Sumsel.


Safri terangkan bahwa WiFi gratis yang menyebar di beberapa tempat di Palembang sempat distop sementara selama satu tahun terakhir. Namun, saat ini sebaran WiFi Gratis sudah ditambah.

Beberapa titik lokasi antara lain Kamabang Iwak Besak, Kambang Iwak Kecik, Plaza BKB, Taman Simpang Polda, UIN Raden Fatah, Kantor Walikota Palembang dan beberapa tempat umum lain. Semua akan kembali diaktifkan.

"Sekarang kita aktifkan dulu WiFi di Taman Bawah Jembatan Ampera. Sudah diaktifkan sejak Sabtu malam, usai Peluncuran Program 4G oleh Telkomsel. Ke depan akan kita tambah lagi," imbuhnya.

Setelah diaktifkan, masyarakat bisa mengkases internet secara gratis dengan menggunakan pasword Palembangemas.

Hal ini sesuai keinginan Walikota Palembang bahwa ibukota Sumatera Selatan itu harus ditunjang dengan sarana dan informasi yang lengkap. Apalagi, sebaran WiFi Gratis sangat berguna menunjang Program Smart City.

"Sekarang kami sedang menyusun konsep Smart City. Kota Palembang akan dilengkapi jaringan info, cctv dan sistem lainnya untuk menunjang program Palembang sebagai Kota Cerdas," tuturnya.

Untuk persiapan tersebut, Pemkot Palembang sudah membuat berbagai aplikasi berbasis internet seperti e-meeting, e-blusukan dan e-pengaduan.

"Ini semua sistem dan butuh jaringan internet.. Kita evaluasi lagi titik mana saja yang akan dipasang dan membutuhkan WiFi Gratis," jelasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya