Berita

abraham samad dan bambang widjojanto

Hukum

KORUPSI SUMBER WARAS

Inilah Alasan Komisi Hukum Panggil Abraham Samad Cs

RABU, 20 APRIL 2016 | 01:07 WIB | LAPORAN:

‎RMOL. Komisi III DPR RI berencana akan memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi era Abraham Samad cs untuk menanyakan perihal kasus Rumah Sakit Sumber Waras.

‎Hal ini dilakukan karena Samad cs adalah pihak yang meminta BPK untuk mengaudit pembangunan Rumah Sakit yang berlokasi di Jakarta Barat tersebut.

"Ke depan kita akan melakukan langkah-langkah, memanggil mantan pimpinan KPK yg lalu. Kenapa dipanggil,  saat BPK mengauduit, dokumennya diserahkan kepada pimpinan KPK yang lama," kata anggota Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa di Kantor BPK, Jakarta, Selasa, (19/4).


‎Wakil Ketua Komisi III, Benny Kabur Harman juga mengatakan hal senada. Kata dia, pihaknya ingin memanggil Samad cs guna mempertanyakan perihal permintaan KPK kepada BPK untuk mengaudit pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.

‎"Kami ingin nanya apakah betul pimpinan KPK yang lama meminta audit BPK itu," kata Benny.

‎Secara umum, Benny mengungkapkan, pihaknya percaya hasil audit yang dilakukan oleh BPK. Sebab, BPK merupakan satu-satunya lembaga yang berhak mengaduit keuangan Negara.

Untuk kasus Sumber Waras ini, lanjut dia, Komisi III akan mengawal dan memantau jalannya proses hukum yang dilakukan oleh penegak hukum atas audit dan temuan yang dihasilkan oleh BPK.

‎"Jelas kami percaya dengan BPK. Kita akan pantau dan kawal, namun kita tidak ingin kesan seolah Komisi III mengintervensi KPK," demikian Benny yang Politisi Partai Demokrat ini. [sam]‎

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya