Berita

humphrey dejmat/net

Politik

Humphrey: Arsul Sani Ngaco, Tidak Tahu Persoalan Di Lapangan

SELASA, 19 APRIL 2016 | 13:48 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Wakil Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat, geram menyikapi pernyataan politisi PPP kubu Romahurmuziy, Arsul Sani, terkait kematian seorang kader PPP setelah orang tak dikenal melempar bom molotov ke tengah iring-iringan Forum Komunikasi Lasykar PPP di Sleman, Yogyakarta, Minggu (17/4).

Menurut dia, pernyataan Arsul justru terkesan mengaitkan kematian kader PPP dalam tabligh akbar di Sleman itu dengan dualisme "partai kabah". Humphrey kecewa karena pernyataan Arsul yang menuding seolah ada elite PPP memprovokasi akar rumput untuk ikut berseteru dalam dualisme. (klik di sini)

"Pernyataan saudara Arsul ngaco dan tidak tahu persoalan sesungguhnya di lapangan. Tolong jangan asbun (asal bunyi) kalau tidak tahu masalah," kata Humphrey kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (19/4).


Kejadian itu menimbulkan satu orang tewas atas nama Didin Bolawen, seorang warga Sleman. Ia meninggal dunia akibat kena pecahan bom molotov di bagian leher. Korban lain adalah Taufan yang mengalami luka di bagian punggung.

Menurut Humphrey, almarhum Didin dan kawannya termasuk pejuang partai yang ingin menegakkan kebenaran.

"Almarhum dan kawannya jelas pejuang yang menegakkan kebenaran, karena itu PPP seluruh Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang selama 7 hari berturut- turut dan memanjatkan doa agar almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga almarhum diberikan ketabahan," ujar Humphrey. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya