Berita

Tamara Bleszynski:net

Blitz

Tamara Bleszynski, Dianiaya Bekas Pacar

SELASA, 19 APRIL 2016 | 09:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

WS diketahui makelar tanah dan pengusaha properti di Bali. Nampak­nya WS sakit hati "dicampakkan" oleh Tamara saat dia bangkrut.
 
Kasus dugaan penga­niayaan terhadap Tamara Bleszynski diseriusi Pol­sek Kuta Utara. Ternyata pelaku berinisial WS yang disebut menjambak Tamara tengah diperiksa.

"Sekarang masih dalam pemer­iksaan. Terlapor sedang dilakukan pemeriksaan. Dia datang sendiri," terang Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Wayan Artha Ariawan kepada war­tawan, kemarin.


WS diketahui pria berusia 40 tahun dan bekerja sebagai pegawai swasta. Saat dipanggil, WS memenuhi undan­gan pemeriksaan polisi.

"Kita lakukan pemanggilan, terlapor datang ke kantor. Untuk tempat tinggal sudah diketahui dan terlapor dikenali," sambung Wayan.

Motif dan hubungan WS dengan Tamara pun masih didalami.

"Kita masih lakukan pemeriksaan. Teman, kenal atau tidaknya bisa di­tanya langsung ke Tamara. Karena kami hanya melakukan pemeriksaan atas laporan yang dibuat Tamara," jelas Wayan. "Nanti akan dilakukan evaluasi terlebih dulu."

Ditegaskan, sebenarnya Tamara dan WS memang mengenal satu sama lain. Namun apa permasalahannya hingga sampai terjadi tindak kekerasan, Wayan belum bisa berkomentar lebih jauh. "Karena dulu pernah ada permasala­han, memang kenal dan dia sudah pernah menyampaikan memang kenal. Kalau ada hubungan asmara kita belum tahu," urainya.

Ya, menurut informasi dan sumber, WS memang pernah menjalin hubun­gan dengan bekas istri Mike Lewis ini. Konon, kekayaan WS ditaksir menca­pai Rp 8 miliar.

Diketahui WS mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya dari bisnis makelar tanah dan bisnis properti di Bali. Kar­ena kekayaannya ini pula ketika masa jayanya, lelaki yang masih membujang ini memiliki teman-teman golongan ekonomi kelas atas dan orang terkenal. Tamara Bleszynski, salah satu yang dikenal WS.

Kepada Tribun Bali, Kelian Dinas Banjar Padang Linjong, I Made Su­madi, membenarkan WS beberapa tahun lalu, merupakan orang berada dan berteman dengan orang-orang kelas atas.

Namun dia mengaku tidak tahu warganya itu memiliki hubungan dekat dengan Tamara. Sebab, meskipun dikenal baik di Banjar, WS jarang bersosialisasi.

"Saya tidak tahu beliau pernah berteman dekat dengan Tamara. Tapi, yang jelas dulu beliau orang berada. Sering mengerjakan proyek-proyek hotel dan vila. Saya tidak menduga dia melakukan perbuatan ini pada Tamara, soalnya kami kenal dia sebagai orang baik. Meski jarang bergaul, tapi kalau bergaul orangnya asik," ucapnya.

Sayang pertemanan Tamara dan WS tak berlanjut. Hubungan itu berakhir setelah WS bangkrut.

"WS dan Tamara pernah dekat, tapi tidak pacaran. Tapi setelah bangkrut, Tamara menjauhinya," ujar sumber, yang merupakan teman WS.

Sumber menyimpulkan WS menga­niaya Tamara karena sakit hati.

Saat ia terpuruk, cintanya tak ber­sambut, bahkan Tamara kerap mema­nas-manasinya.

"WS menjadi begini pada Tamara karena sakit hati. Uang habis, orang yang dicintainya juga mencampakkan­nya dan sering Tamara ini memanas-manasi WS dengan memperlihatkan cowoknya."

Sebelumnya Wayan mengamini kabar Tamara dan WS bukan pertama kalinya terlibat masalah. Sebelumnya selain Tamara, seorang temannya juga mendapatkan tindak intimidasi dan ancaman dari pelaku.

Konon pada Agustus 2015, rekan Tamara yakni Adrian T King ditabrak oleh WS tapi kemudian kasus berakhir damai lewat kekeluargaan.

Seperti diketahui. Lewat akun Insta­gramnya, @tamarableszynskiofficial, artis dan model senior ini curhat men­galami penganiayaan di Bali, Kamis malam lalu.

"Orang tersebut, terus-menerus men­gancam saya dan anak saya di Echo beach, Canggu," tulis Tamara.

Menyertai pernyataannya itu, Duta Tinju Indonesia ini mengunggah pula kolase foto yang menunjukkan bahwa dirinya sedang berada di Kantor Polsek Kuta Utara.

Pada Jumat dinihari, pukul 00.00 Wita, Tamara yang didampingi seorang pria asing dan anggota Buru Sergap datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Trijata, Denpasar. Artis berdarah Po­landia dan Sunda itu melakukan visum atas peristiwa yang menimpanya.

Seusai visum di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara Trijata pukul 00.13 WITA, Tamara yang mengenakan kaus putih dengan bawahan kain khas Bali berwarna cokelat enggan banyak berkomentar. ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya